Prosumut
Pendidikan

Dewan Pendidikan Punya Peran Tingkatkan Mutu

PROSUMUT – Keberadaan Dewan Pendidikan di Kabupaten Batu Bara diharapkan dapat meningkatkan mutu. Sejalan dengan itu, juga memberikan pertimbangan dukungan sekaligus mengawasi serta mediator kepentingan sektor ini.

Hal itu disampaikan Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara, Ilyas Sitorus, saat membuka Sosialisasi Peningkatan Mutu Pendidikan melalui Pembinaan Dewan Pendidikan, di Aula Kantor Dinas beberapa waktu lalu.

Disampaikannya bahwa di era revolusi industri 4.0, sistem pendidikan nasional dihadapkan pada tantangan yang amat kompleks tetapi menarik.

“Karena itu, kita sebagai tenaga pendidik dan kependidikan harus melakukan transfer of knowledge. Dan dalam mengelola pendidikan yang akan memberikan kepada peserta didik kita, kita dituntut tidak boleh gaptek,” ujar Ilyas.

Bagaimana bisa berubah lanjutnya, dari semula pemberi pengetahuan menjadi mentor, fasilitator, motivator, inspirator, pengembang imajinasi, kreativitas, nilai-nilai karakter, serta team work dan empati sosial. Karena nilai itu yang tidak dapat diajarkan oleh mesin.

BACA JUGA:  Sofyan Tan Reses di STM Hilir, Tekankan Pentingnya Pendidikan untuk Ubah Masa Depan

Sementara Dr Darwin selaku narasumber menuturkan, untuk meningkatkan mutu pendidikan, semua pihak harus terlibat. Mulai dari guru, kepala sekokah, orang tua siswa, bupati, DPRD hingga pemerhati pendidikan.

Selain itu katanya, diperlukan sinergitas bersama membangun komitmen untuk meningkatkan mutu pendidikan di Batu Bara.

“Untuk meningkatkan mutu pendidikan, semua pihak harus terlibat. Tak hanya itu, harus ada komitmen bersama. Harus ada kemauan yang kuat, tekat yang tinggi, keinginan yang dalam serta menjadi janji diri,” kata Wakil Direktur Pascasarjana Universitas Negeri Medan ini.

Darwin juga menjelaskan tentang identifikasi permasalahan pendidikan. Diantaranya permasalahan kesiswaan dan lulusan, tenaga pendidik, tenaga kependidikan, kurikulum, proses pembelajaran, sarana dan prasarana serta kelembagaan dan pengelolaan.

BACA JUGA:  Bedah Buku Tionghoa Medan, Sofyan Tan: Budaya Tak Mengenal Pagar

Menurut Ketua Ismapi Sumatera Utara ini, permasalahan pendidikan adalah permasalahan soal kebijakan. Dimana belum tersedianya kebijakan pemerintah kabupaten/kota tentang pendidikan.

Seperti, Perda pendidikan, Peraturan Kepala Daerah tentang RIP/RPJP dan proyeksi pendidikan 25 tahun ke depan.

Selain itu katanya, masih adanya keengganan berorientasi mutu. Lemahnya konsistensi implementasi kebijakan pendidikan pusat serta respons terhadap kebijakan pendidikan nasional dan daerah belum maksimal, sebagai akibat lemahnya kualitas sosialisasi dan tidak pernah diukur tingkat pemahaman pelaku pendidikan.

“Untuk itu, mari kita bangun komitmen bersama. Kita rencanakan bersama, kita laksanakan bersama, hasilnya kita nikmati bersama dan risikonya kita tanggung bersama. Setelah itu, mari kita evaluasi diri kita bersama dengan jujur,” ujar Darwin.
Sementara Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Batu Bara Zainal Alwi dalam sambutannya sangat menyambut baik kegiatan tersebut.

BACA JUGA:  Sofyan Tan Reses di STM Hilir, Tekankan Pentingnya Pendidikan untuk Ubah Masa Depan

“Kami diajak berdiskusi tentang bentuk kegiatan. Apalagi untuk melihat semua jenjang pengelola satuan pendidikan ada komite sekolah, ada kepala sekolah, ada pengurus K3S, MKKS, unsur PGRI dan juga pejabat di lingkungan dinas pendidikan juga di libatkan sehingga apa yang kita kerjakan hari ini dan besok hasilnya akan diketahui semua kita untuk bagaimana membangun pendidikan di Batu Bara tanah bertuah ini,” ujar Zainal yang juga Kadisdik Batu Bara periode 2012 s/d 2013. (*)

Konten Terkait

Pengabdian Masyarakat, Farmasi USU Edukasi Warga Desa Tentang Khasiat dan Pemasaran Minyak Karo

Tanoto Foundation Sumut Dukung Kurikulum Merdeka Melalui Program PINTAR

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Lahan Sempit, SDN 060959 Harus Dibangun Lantai 2

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Sistem Zonasi PPDB Belum Cocok Diterapkan di SMP Negeri Medan

Ridwan Syamsuri

Alokasi Gaji Guru Honorer dari Dana BOS Dinilai Terlalu Kecil

Ridwan Syamsuri

Al Washliyah Berperan Kuatkan Pendidikan, Dakwah dan Sosial

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara