Prosumut
Lingkungan

MAI Desak Pemko Medan Audit Pohon Rawan Tumbang dan Bentuk Crisis Center Terpadu

PROSUMUT – DPC Macan Asia Indonesia (MAI) Kota Medan mendesak Pemerintah Kota (Pemko) Medan melakukan audit menyeluruh terhadap pohon-pohon yang berpotensi tumbang serta membentuk Crisis Center terpadu menyusul cuaca ekstrem yang melanda Kota Medan dalam beberapa hari terakhir.

Desakan itu disampaikan setelah hujan lebat disertai angin kencang sejak Rabu 3 Juli 2026 hingga Kamis 4 Juli 2026 menyebabkan banjir di sejumlah wilayah dan menumbangkan beberapa pohon.

Salah satu kejadian yang mendapat perhatian terjadi di Jalan Mahkamah, Kecamatan Medan Kota, ketika sebuah rumah warga mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon tumbang.

Ketua DPD MAI Sumatera Utara, M Khalil Prasetyo, menilai penanganan risiko bencana di Kota Medan masih belum terintegrasi dengan baik. Menurutnya, dampak cuaca ekstrem yang terus berulang menunjukkan perlunya koordinasi yang lebih kuat antarinstansi terkait.

“Kebijakan mitigasi bencana daerah saat ini belum terintegrasi dengan baik terhadap pemeliharaan utilitas vital seperti drainase dan jaringan kelistrikan.

Pemko Medan wajib melakukan pencegahan risiko secara terukur, bukan hanya melakukan penanganan setelah bencana terjadi,” ujar Khalil, Jumat 5 Juni 2026.

Ia juga mengusulkan pembentukan Crisis Center terpadu yang melibatkan berbagai instansi, seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas SDABMBK, BPBD, dan PLN untuk memperkuat mitigasi serta respons terhadap cuaca ekstrem.

Sementara itu, Ketua DPC MAI Kota Medan, Suwarno, menilai tumbangnya sejumlah pohon tidak sepenuhnya disebabkan faktor alam. Ia meminta pemerintah meningkatkan pengawasan dan pemeliharaan pohon pelindung di sejumlah ruas jalan.

Menurutnya, pemangkasan atau perantingan pohon perlu dilakukan secara rutin untuk mengurangi risiko pohon tumbang saat terjadi hujan deras dan angin kencang.

Mengacu pada peringatan dini BMKG terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang masih berpeluang terjadi hingga Sabtu 6 Juli 2026, MAI mendesak DLH Kota Medan segera melakukan perantingan pohon di sejumlah titik yang dinilai rawan.

MAI berharap langkah antisipatif tersebut dapat meminimalisir risiko kerusakan maupun korban akibat cuaca ekstrem serta meningkatkan rasa aman masyarakat saat beraktivitas di ruang publik. (*)

Reporter: Nastasia

Editor: M Idris

Konten Terkait

Dari Pembalak Jadi Penggerak, Tebus Dosa di Pesisir Langkat

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Ustaz Sahabat Ganjar Tanam Ratusan Bibit Mangrove di Desa Selotong

Pemko Medan Diminta Bersihkan dan Pindahkan Sampah di Jalan Pertempuran Pulo Brayan

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Medan Diwacanakan Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

ASN Jadi Duta Lingkungan, Bangun Budaya Bersih dan Peduli

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Indosat dan USU Pilah Sampah Plastik Melalui JagaRaya Pilahbox di Vokasi Expo 2025

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara