PROSUMUT – Keberadaan dari Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (MABMI), seyogyanya memperkuat marwah budaya melayu sekaligus menjadi perekat persatuan masyarakat mendukung pembangunan daerah.
Ungkapan itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Langkat Tiorita Br Surbkti, saat pelantikan dan rapat kerja Pengurus Daerah (PD) MABMI Kabupaten Langka. Acara bertemakan “Menghidupkan Peradaban Melayu, Membangun Langkat Bermarwah, Negeri Beradab, Religius dan Bermartabat”, berlangsung di Gedung PD MABMI Kabupaten Langkat, Stabat, Rabu (29/7/2026).
Tiorita kepada segenap pengurus masa bakti 2026-2031 menyampaikan, amanah diberikan dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan semangat pengabdian kepada masyarakat. MABMI berperan strategis sebagai mitra Pemkab Langkat dalam menjaga, melestarikan, dan mengembangkan nilai-nilai adat istiadat serta budaya Melayu sebagai identitas daerah harus diwariskan kepada generasi penerus.
“Saya ingin sampaikan, Pemkab Langkat selalu mendukung berbagai upaya pelestarian budaya melayu sebagai identitas daerah. Harapannya, MABMI mampu melahirkan program-program tidak hanya menjaga warisan budaya, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pendidikan, pembinaan generasi muda, pengembangan ekonomi kreatif, dan penguatan nilai-nilai religius,” kata Tiorita.
Apalagi, sambung Tiorita, keberadaan MABMI diharapkan mampu menjadi wadah pemersatu seluruh elemen masyarakat, menjaga keharmonisan kehidupan sosial, sekaligus berkontribusi mewujudkan Kabupaten Langkat bermarwah, berbudaya, religius, dan bermartabat.
Secara bersamaan, Tiorita membuka rapat kerja PD MABMI Kabupaten Langkat dengan harapan menghasilkan program-program kerja inovatif, adaptif, dan selaras dengan arah pembangunan daerah sehingga MABMI mampu memperkuat peran sebagai mitra strategis pemerintah.
Pengurus dilantik berdasarkan SK Nomor 4/SK/PW.MABMI-SU/VII/2026 tentang Penetapan dan Pengesahan Pengurus Daerah MABMI Kabupaten Langkat masa bakti 2026–2031, berkomposisi Ketua Umum Muhammad Suhaimi, Khairul Anwar (Sekretaris), dan Hermansyah AN (Bendahara).
Suhaimi berkomitmen, menjadikan MABMI sebagai rumah besar bagi seluruh masyarakat Kabupaten Langkat tanpa membedakan suku maupun latar belakang. Bahkan, berperan sebagai perekat persaudaraan seluruh etnis yang hidup berdampingan di Kabupaten Langkat serta menghadirkan manfaat bagi masyarakat secara luas.
Lebih lanjut, Suhaimi mengkumandangkan program Langkat Bersholawat bakalan diperluas hingga ke seluruh kecamatan dan desa sebagai sarana memperkuat ukhuwah, melestarikan budaya melayu, membina generasi muda, sekaligus mendorong pemberdayaan UMKM, pengembangan ekonomi kreatif, dan optimalisasi potensi budaya daerah.
Ketua Pengurus Besar MABMI Indonesia, Prof Saidin, mengajak seluruh pengurus menjaga eksistensi budaya melayu agar tetap relevan dengan perkembangan zaman. Ketua Pengurus Wilayah MABMI Sumatera Utara OK Ibnu Affan, menekankan pentingnya menjadikan MABMI sebagai organisasi aktif, adaptif, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (*)
Editor : Jie

