PROSUMUT – Sejatinya edukasi tentang konservasi lingkungan tidak terbatas kelompok atau golongan tertentu. Dharma Wanita Persatuan (DWP) Pemberdayaan Kesejahteraa Keluarga (PKK) layak menjadi motor penggerak peduli lingkungan.
Ajakan itu disampaikan Penasehat DWP PKK Kabupaten Langkat, Ny Endang Kurniasih Syah Afandin, saat pertemuan bulanan di Green Lodge, Ekowisata Tangkahan, Kecamatan Batang Serangan, Senin (15/6/2026).
Pertemuan tak hanya sarana mempererat silaturahmi antar anggota sekaligus meningkatkan wawasan tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup. Pengurus maupun anggota DWP berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemkab Langkat, disuguhi dengan edukasi konservasi lingkungan dan aksi penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap alam.
Endang mengajak seluruh anggota DWP memperkuat peran organisasi sebagai wadah pembinaan keluarga sekaligus menjadi motor penggerak kepedulian terhadap lingkungan.
Menurut istri bupati tersebut, perempuan memiliki peran strategis menanamkan nilai-nilai cinta lingkungan di tengah keluarga. Kesadaran menjaga alam harus dimulai dari rumah dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari agar dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.
“Melalui kegiatan seperti ini, saya berharap anggota DWP tidak hanya semakin solid dan kompak, tetapi juga menjadi pelopor dalam menjaga lingkungan. Mari kita mulai dari hal-hal sederhana di lingkungan keluarga untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi anak cucu kita,” ajak Endang.
Hebatnya, pertemuan menghadirkan narasumber dari Balai Besar (BB) Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) dengan materi mengenai pentingnya hutan dan Kawasan Ekosistem Leuser bagi kehidupan. Apalagi, Kawasan Ekosistem Leuser membentang di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara, termasuk Kabupaten Langkat, memiliki luas sekitar 2,5 juta hektare dan merupakan salah satu kawasan konservasi terpenting di dunia.
Untuk diketahui, kawasan dimaksud memiliki fungsi vital sebagai habitat berbagai satwa langka, sumber air bagi masyarakat, penyerap karbon alami, serta penyangga keseimbangan ekosistem yang sangat penting bagi kehidupan manusia.
Ketua DWP Kabupaten Langkat, Ny Rina Wahyuni Marpaung Amril Nasution, mengajak seluruh anggota untuk semakin mencintai dan menjaga alam sebagai anugerah Allah SWT. Disampaikan, bahwa TNGL merupakan paru-paru dunia yang harus dijaga bersama.
“Alam yang diciptakan Allah SWT sangat luar biasa. Mari kita jaga bersama dan mengajak keluarga untuk menikmati serta mencintai keindahan alam telah dianugerahkan kepada kita. Kita juga perlu mendorong kepedulian lingkungan sejak dini,” seru Rina.
Rina berharap, kegiatan serupa senantiasa terlaksana guna mempererat hubungan kekeluargaan antar anggota sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup.
Sebagai bentuk nyata komitmen terhadap pelestarian lingkungan, kegiatan ditandai penanaman 100 pohon beragam jenis mulai dari jengkol, kemiri, trembesi, dan cokelat. Penanaman dijadikan simbol dukungan DWP Kabupaten Langkat menjaga keseimbangan iklim, melestarikan alam, dan mewujudkan lingkungan hijau serta berkelanjutan di Kabupaten Langkat. (*)
Editor : Jie

