Prosumut
Ekonomi

Pedagang Pasar Kampung Lalang Ngeluh, Masih Ada PKL Berjualan di Luar

PROSUMUT –  Pedagang Pasar Kampung Lalang yang menempati kios dan lapak bangunan baru mengeluhkan keberadaan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di luar. Meski telah ditertibkan sebelumnya oleh petugas PD Pasar dan Satpol PP, ternyata masih ada PKL yang berjualan.

Ketua Persatuan Pedagang Pasar Kampung Lalang, Erwina Pinem mengungkapkan, PKL berjualan di samping bangunan pasar. Sedangkan, yang di depan sudah tidak ada lagi karena telah ditertibkan.

BACA JUGA:  Sensus Ekonomi 2026, Sofyan Tan: Data Bukan untuk Pajak

“Di depan sudah dibersihkan semua, tapi yang di sampingnya belum. Ada beberapa pedagang yang berjualan dan membuka lapak sendiri,” ujarnya, Kamis 11 April 2019.

Menurut Erwina, tak hanya PKL, ada juga pedagang yang seharusnya berjualan di dalam malah membuka lapak di samping pasar. Salah satu pedagang tersebut adalah penjual kelapa parut, yang mendirikan tenda dan menempatkan barang jualannya di sana.

“Kami minta kepada PD Pasar, pedagang itu dan PKL lainnya ditertibkan. Padahal, pedagang kelapa parut tersebut sudah ada lapaknya di basement tapi malah berjualan di samping,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Sensus Ekonomi 2026, Upaya Tatap Masa Depan Bangsa

Kata dia, keberadaan pedagang dan PKL yang berjualan di samping bangunan pasar tidak sesuai dengan kesepakatan awal.

“Kalau terus ini dibiarkan, khawatir terjadi gejolak di antara pedagang. Jadi, harus dibersihkan total seluruh pedagang atau PKL yang berjualan di luar atau di samping bangunan pasar. Mereka harus berjualan di dalam bagi yang memiliki lapak atau kios, jangan sampai timbul kecemburuan hingga berujung konflik,” tukasnya.

BACA JUGA:  Sensus Ekonomi 2026, Upaya Tatap Masa Depan Bangsa

Terpisah, Direktur Utama PD Pasar Medan, Rusdi Sinuraya menyatakan, pedagang yang berjualan di samping pasar sebagian PKL. Mereka tidak memiliki tempat di dalam, sehingga berjualan di luar.

“Kami akan tertibkan semua PKL sampai bersih, baik yang di samping dan jarak beberapa meter dari luar pasar,” ujarnya.(*)

Konten Terkait

Pentingnya Asuransi Kecelakaan, Sequis: Lindungi Finansial Nasabah

Ekonomi Sumut Tumbuh 5,2 Persen Pada Triwulan III-2024

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Anggota DPRD Sumut Sebut Operasi Pasar Kurang Efektif Atasi Beras Mahal

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

DPRD Medan Ingatkan Jangan Ada ‘Permainan’ di Pasar Murah

Ridwan Syamsuri

Harkonas 2022, Wamendag: Konsumen Sebagai Agen Perubahan Ekonomi

Pertamina Sumbagut Bantah Isu Transporter Enggan Salurkan BBM

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara