Prosumut
Kriminal

Maling Rumah Zakat Ditangkap, Berikut Perantara dan Penadahnya

PROSUMUT – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumut melakukan penangkapan terhadap pelaku maling rumah zakat di Jalan Setia Budi, Medan Sunggal bersama perantara dan penadahnya dalam upaya pengungkapan kasus dalam sepekan terakhir ini.

Ketiganya yakni, Muhammad Zailani (36) warga Jalan Setia Budi Gang Ampera Medan Sunggal (pelaku utama), Arif Panggabean (37) warga Jalan DI Panjaitan Medan Baru (perantara), dan Nur Amri alias Ambi (35) warga Jalan Ksatriaan Medan Sunggal (penadah).

BACA JUGA:  Polres Langkat Ungkap Sejumlah Kasus

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sumut Kombes Pol Andi Rian menyampaikan, dari para pelaku juga diamankan sejumlah barang bukti, yakni 1 laptop, 2 kamera Canon, notebook, nano spray, kunci T, gembok, senter, STNK mobil dan motor, 9 lembar surat gadai, dan tas sandang. Selain itu juga terdapat uang tunai, senilai Rp4,7 juta.

“Kerugian rumah zakat ditaksir mencapai Rp 25 juta,” ungkapnya didampingi Wadir AKBP Donald Simanjuntak dan Kasubdit III/Jatanras AKBP Maringan Simanjuntak saat memberikan keterangan pers kepada wartawan, Senin (5/8/2019).

BACA JUGA:  Polres Langkat Ungkap Sejumlah Kasus

Lebih lanjut Andi Rian menjelaskan, pelaku melakukan aksinya ketika melihat rumah zakat sedang dalam keadaan sunyi. Sehingga niat jahatnya pun muncul untuk membawa kabur barang-barang berharga dari tempat tersebut.

“Pelaku masuk dari arah belakang dengan cara memanjat tembok, dan masuk kedalam rumah zakat melalui jendela yang tidak memakai jerjak,” jelasnya.

Selanjutnya pihak rumah zakat yang mengetahui hal ini, atas nama Yunus langsung mengadukannya ke Polda Sumut. Hasilnya, tak beberapa lama kemudian Zailani berhasil ditangkap beserta perantara dan penadahnya.

BACA JUGA:  Polres Langkat Ungkap Sejumlah Kasus

“Setelah berhasil melakukan pencurian, tersangka Zailani meminta tolong tersangka Arif untuk menjual barang-barang milik rumah zakat kepada Nur Amri,” pungkasnya.

Sementara itu, ketiga pelaku ini tak dapat berkata-kata, terutama Zailani saat ditanyakan alasan dan pemanfaatan uang hasil kejahatannya. Mereka hanya tertunduk lesu, seolah menyesali perbuatan yang telah dilakukan. (*)

Konten Terkait

Pencuri HP Kritis Dimassa, Belong Meninggal Dunia di RS

admin2@prosumut

Perkara Jual Beli Vaksin, Polda Sumut Tunggu Petunjuk

Polres Labuhanbatu Gerebek Narkoba, 12 Warga Ditangkap, 3 Tersangka

Editor Prosumut.com

Pelempar Para Pendemo Ternyata ‘Orang Dalam’ DPRD Medan

Editor Prosumut.com

Ketua P3TM Hanya Dituntut 3 Bulan Penjara

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Tiga Komplotan Geng Motor Tikam Korban Hingga Tewas Diringkus

PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara