Prosumut
Tatan Dirsan
Kriminal

Dugaan Penganiayaan, KHS Masih Saksi dan Hasil Tes Urine Negatif

PROSUMUT – Pihak kepolisian terus mendalami kasus dugaan dua polisi yang diduga dianiaya oknum Anggota Dewan berinisial KHS bersama kelompoknya di tempat hiburan malam yang berada di gedung Capital Building, Jalan Putri Hijau Medan, Minggu dinihari 19 Juli 2020.

Kedua anggota polisi tersebut, masing-masing Bripka KG yang bertugas di Brimob Polda Sumut dan Bripka MA di Ditlantas Polda Sumut.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja yang dikonfirmasi wartawan membenarkan peristiwa keributan itu dan kasusnya masih dalam pemeriksaan penyidik Satreskrim Polrestabes Medan.

BACA JUGA:  Sindikat Pencuri Sawit Ancam Petani, Pekerja, dan Iklim Usaha Perkebunan

“Kasusnya masih dalam penyelidikan. Untuk hasil tes urine terhadap Kiki Handoko Sembiring (KHS) dinyatakan negatif,” ujar Tatan, Selasa 21 Juli 2020.

Sebelumnya, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko menyatakan, status Kiki Handoko Sembiring yang diduga terlibat keributan dengan anggota polisi hanya sebagai saksi.

BACA JUGA:  Sindikat Pencuri Sawit Ancam Petani, Pekerja, dan Iklim Usaha Perkebunan

“Hasil penyelidikan, kiki saat itu berusaha melerai keributan antar kelompok di Capital. Sampai saat ini, yang bersangkutan (Kiki) statusnya masih sebagai saksi,” kata Riko.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, awalnya Kiki Handoko Sembiring datang ke Capital Building untuk mencari adiknya Parlin Sembiring yang merupakan DJ terkenal di dunia hiburan malam.

Setibanya di lokasi, Kiki melihat adiknya ribut dengan salah satu kelompok tepat berada di parkiran Capital Building.

BACA JUGA:  Sindikat Pencuri Sawit Ancam Petani, Pekerja, dan Iklim Usaha Perkebunan

Melihat itu, Kiki pun berusaha melerai agar keributan antar kelompok itu tidak sampai ada pihak yang terluka. Hal itu dibuktikan berdasarkan rekaman CCTV di Capital Building.

Namun, akibat keributan antar kelompok itu, Kiki bersama adiknya Parlin Sembiring serta rekan-rekannya diamankan Sat Reskrim Polrestabes Medan karena diduga melakukan penyerangan terhadap dua personil polisi. (*)

 

Reporter : Rayyan Tarigan
Editor        : Iqbal Hrp
Foto            :

Konten Terkait

Sebulan Lebih Kasus Pelemparan Bom Molotov di Kutalimbaru Mandek

HS Ditangkap Saat Akan Naik Gunung

Val Vasco Venedict

Tiga Maling Satroni Rumah Kos, Dua Sepeda Motor Raib

Mabes Polri Pastikan Andi Arief Positif Konsumsi Narkoba

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Polres Asahan Musnahkan Barang Bukti Narkotika

admin2@prosumut

Wabup Paluta Terjaring OTT Politik Uang

Ridwan Syamsuri
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara