Prosumut
Budaya

P3A Labuhanbatu: Masyarakat Berperan Tanggulangi Kekerasan Terhadap Anak

PROSUMUT – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (P3A) Labuhanbatu, Tinur Bulan Harahap menegaskan, masyarakat berperan cukup besar dalam menanggulangi dan mencegah tindakan kekerasan pada anak.

Hal ini disampaikan Bulan selaku nara sumber Pelatihan Perlindungan Anak dari Tindak Kekerasan, yang diselenggarakan di Kantor Kelurahan Rantauprapat, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, Selasa pagi 21 Juli 2020.

Disebutkannya, ada beberapa peran masyarakat dalam membantu korban tindak kekerasan terhadap anak. Diantaranya, menghubungi instansi/kader Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) di RT/RW, Lingkungan/Dusun, Desa/Kelurahan untuk memberikan layanan kepada korban.

BACA JUGA:  MPI Langkat Ditantang Berkontribusi Untuk Masyarakat

“Segera laporkan lepada polisi, jika kekerasan itu mengancam jiwa anak. Segera memberikan pertolongan, jangan menunda,” kata Bulan.

Selanjutnya, segera periksakan ke puskesmas/rumah sakit terdekat, jika terdapat luka-luka yang diderita sikorban, untuk di visum. Bantu korban untuk memperoleh tempat aman, dengarkan keluhan korban serta bicara sopan dan tidak menyalahkan korban.

BACA JUGA:  MPI Langkat Ditantang Berkontribusi Untuk Masyarakat

Kemudian lanjutnya, salahkan orang yang seharusnya disalahkan (pelaku). Yakinkan korban, dia harus mampu menolong ditinya sendiri. Jika mengetahui orang tua yang memukul anaknya, cobalah ingatkan / beritahu.

“Berikan bantuan kepada pelaku/orangtua yang sadar akan perlakuannya dan bernist untuk menghentikan,” sebutnya.

Sedangkan peran masyarakat terhadap pelaku tindak kekerasan, menurut Tinur Bulan, yaitu mengamankan dan menenangkan pelaku. Melaporkan kasusnya kepada kader yang ada di dusun/lingkungan, RT/RW, desa/kelurahan, untuk solusi penanganan.

BACA JUGA:  MPI Langkat Ditantang Berkontribusi Untuk Masyarakat

“Laporkan kasusnya kepada kepolisian setempat, atas sepengetahuan/izin korban,” tambahnya.

Sementara, pelatihan perlindungan anak dari tindak kekerasan ini, diikuti sejumlah kader PKK, kader perlindungan anak terpadu berbasis masyarakat (PATBM), karang taruna, para kepala lingkungan dan undangan lainnya.

Pada pembukaan pelatihan, hadir Lurah Rantauprapat, Ibrahimsyah Putra Siregar, bersama Ketua TP PKK dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Rantauprapat. (*)

 

Reporter : Sofyan Ritonga
Editor        : Iqbal Hrp
Foto            :

Konten Terkait

Sofyan Tan: Jurnalis dan Meja Redaksi Benteng Terakhir Pelestarian Budaya

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Parade Budaya Lokal di FPL, Momentum Mencintai Tradisi

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Wabup Langkat Terima Bansos dari Gugus Tugas Covid-19 Sumut

admin2@prosumut

Presiden Jokowi Beli Sapi Kurban di Langkat

admin2@prosumut

Jelang HUT ke-75 RI, Lantamal I Bagi-bagi Bendera ke Nelayan

admin2@prosumut

Pengurus DMDI Sumut Diharapkan Besar Kebudayaan Melayu

PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara