Prosumut
Budaya

Dianggap Sesat, Buku-buku “Harry Potter” Dibakar Para Pendeta

PROSUMUT- Siapa yang tak kenal kisah Harry Potter, seorang penyihir hebat yang bersekolah di Hogwarts, di dunia sihir.

Bahkan, mahakarya J.K Rowling itu sukses difilmkan sampai seri ke 6, dan saat ini bertambah 2 seri lagi yakni Fantastic Beasts and Where to Find Them extension of the universe.

Di tengah hingar-bingarnya para penggemar buku-buku itu, siapa sangka di Polandia buku itu justru diboikot bahkan dibakar oleh para pendeta.

BACA JUGA:  MABMI Perkuat Marwah Melayu dan Persatuan Masyarakat Langkat

Usut punya usut ternyata sekelompok pendeta Paroki Katolik di Kozalin, Polandia itu menganggap buku-buku Harry Potter merupakan propaganda pemuja setan.

Dilansir dari Comic Book, buku-buku Harry Potter dianggap bekerja sama dengan alam gaib dan bersekutu dengan iblis.

Organisasi yang menamai dirinya SMS z Nieba (SMS dari Surga) memposting pembakaran buku-buku itu dengan benda-benda lain yang dianggap benda iblis dari rumah umat atas desakan para pendera.

BACA JUGA:  Plt Bupati dan Kesultanan Langkat Bahas Budaya

Mereka menggunakan bermacam bagian Alkitab untuk mendukung aksinya termasuk kisah yang menyebutkan, “Banyak dari mereka yang telah berlatih sihir mengumpulkan buku-buku mereka dan membakarnya di depan semua orang, Jadi mereka menghitung nilainya dan menemukan itu adalah lima puluh ribu keping perak”.

Sayangnya, ini bukan kali pertama buku Harry Potter menjadi target orang Kristen.

Pada 2001 silam, buku-buku itu juga dibakar karena dianggap mengajarkan sihir dan mengajak pembaca bersekutu dengan dunia sihir atau setan.

BACA JUGA:  Plt Bupati dan Kesultanan Langkat Bahas Budaya

Sebagian orang juga membakar atas nama agama padahal hanya karena tidak suka dengan pernyataan politik JK Rowling.

Hingga saat ini Rowling belum memberi tanggapan. Tanggapan dikeluarkan oleh keuskupan Kazalin.

Pendeta Wojciech Parafianowicz, juru bicara keuskupan, telah mengkritik acara tersebut.

Dia mengatakan tidak setuju dengan aksi para pendeta yang menurutnya salah.(*)

Konten Terkait

Akabri 96 Baksos ke Masyarakat Terdampak Covid-19

admin2@prosumut

Jumat Rutin Gotong Royong, Camat Rantau Utara Gandeng TNI

admin2@prosumut

Sekolah Perempuan Pertama Sumut Akan Diluncurkan

Kuil Sri Raja Rajeswari Amman Pecahkan Rekor MURI Arca Tertinggi di Indonesia

Ridwan Syamsuri

Putri Indonesia Pariwisata Kagumi Batik dan Songket Medan

Ridwan Syamsuri

PT Aroma Peduli Sesama, Kembali Salurkan Paket Sembako

Editor Prosumut.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara