Prosumut
Pemerintahan

Pemprov Sumut Segera Bagikan Asuransi Nelayan, Dorong Kesadaran Mandiri

PROSUMUT – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) akan kembali memberikan paket asuransi kepada kurang lebih 10.000 nelayan di Sumut. Namun agar program ini berkelanjutan, masyarakat diharapkan memiliki kesadaran untuk melanjutkannya secara mandiri.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Sumut Mulyadi Simatupang saat ditemui di ruang kerjanya, didampingi Plt Kabid Perikanan Tangkap, Ahmad Efendi Harahap, Selasa 17 Desember 2019.

Disampaikan Mulyadi, untuk tahun ini Pemprov memberikan 10.000 paket asuransi seharga satuan Rp175.000 selama masa setahun di 2020.

Dengan begitu, para nelayan Sumut akan mendapat bantuan untuk asuransi kecelakaan hingga Rp200 juta.

BACA JUGA:  PD AIJ Sumut Optimistis Setor PAD pada 2026

Dengan kompensasi yang diberikan jika sang nelayan meninggal dunia saat melaut. Mengingat kemungkinan besar adanya keluarga yang ditinggalkan. Karena itu asuransi tersebut dinilai penting dan bermanfaat bagi nelayan.

“Karena memang profesi nelayan itu punya risiko tinggi. Makanya kita akan berikan lagi kepada nelayan yang belum pernah menerima asuransi,” ujar Mulyadi.

Untuk data penerimaan asuransi nelayan ini, Mulyadi menyebutkan bahwa hingga kini Pemprov Sumut telah mengalokasikan sebanyak 32.557 paket asuransi di 20 kabupaten/kota dan diterima hingga 2018.

Selain itu, juga ada sebanyak 38.405 asuransi nelayan yang diberikan melalui alokasi APBN dari Kementerian Perikanan dan Kelautan untuk nelayan Sumut.

BACA JUGA:  Kadisdik Langkat Mengundurkan Diri

Dengan demikian, total keseluruhan berjumlah 62.643 kartu nelayan.

“Diperkirakan kartu nelayan (asuransi) yang sudah diberikan, ditambah dari pusat, itu jumlahnya mencapai 70 ribuan. Sehingga nelayan yang sudah terlindungi sekitar 40 persen (dari 169 ribu nelayan),” jelas Mulyadi.

Dengan rencana penyerahan asuransi kepada nelayan Sumut pekan depan katanya, maka persentase jumlah yang terlindungi akan bertambah mencapai hampir 50 persen.

Untuk itu, pihaknya berharap masyarakat memanfaatkan bantuan tersebut sebagai jaminan kecelakaan hingga penerimaan bantuan lainnya seperti alat tangkap dan lainnya.

BACA JUGA:  PD AIJ Sumut Optimistis Setor PAD pada 2026

“Karena ini kan programnya setahun saja, maka kami terus sosialisasi agar nelayan bisa melanjutkan asuransinya dengan harga Rp175 ribu setahun secara mandiri. Apalagi manfaatnya cukup banyak,” sebutnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga tengah menyiapkan rencana tabulasi data nelayan yang telah diberikan asuransi.

Tujuannya adalah, agar dapat diketahui seberapa besar persentase kesadaran nelayan untuk melanjutkan premi asuransi yang telah diberikan.

Sedangkan penyerahan bantuan kepada nelayan di Sumut rencananya akan digelar di Belawan sekaligus memperingati Hari Nusantara, pada 23 Desember 2019. (*)

Konten Terkait

Rekor Muri, 12.156 Orang Makan Nasi Ambengan di HUT Sergai

Pansus Aset Daerah DPRD Medan Desak Pemko Ambil Alih PSU Contempo Regency

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Komisi III DPRD Medan Desak Wali Kota Evaluasi Kinerja Bapenda, Tidak Capai Target Pajak Daerah

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Wali Kota Medan Imbau Kepala OPD & Camat Tingkatkan Kualitas Manajemen Pemerintahan Daerah

Ridwan Syamsuri

Pembangunan Percontohan Tangki Septik Kedap dan Sumur Resapan di Medan Johor

Editor Prosumut.com

Wabup Jawab Pandangan Umum 7 Farksi DPRD Langkat

PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara