PROSUMUT – Tabungan Emas PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Region Office II Medan mencatat pertumbuhan signifikan hingga pertengahan 2026.
Jumlah nasabah Tabungan Emas tumbuh 444,22 persen secara tahunan atau year-on-year (YoY) menjadi sekitar 120 ribu nasabah.
Pertumbuhan tersebut turut mendorong kelolaan emas BSI Region Medan yang meningkat sekitar 257 persen secara tahunan.
RCEO BSI Region Office II Medan, Taufan Anshari mengatakan meningkatnya minat masyarakat terhadap emas menjadi salah satu faktor yang menopang kinerja BSI di wilayah Sumatera Utara dan sekitarnya.
Menurutnya, BSI terus memperkuat layanan keuangan syariah yang inklusif, termasuk melalui layanan bisnis emas. Terlebih, saat ini BSI memiliki dual license sebagai bank syariah dan bullion bank.
“Kami menyasar seluruh elemen masyarakat melalui layanan syariah yang inklusif, salah satunya layanan bisnis emas,” ujar Taufan dalam keterangan tertulis, Jumat 14 Agustus 2026.
Selain bisnis emas, transaksi digital melalui superapp BYOND by BSI juga menunjukkan pertumbuhan. Volume transaksi hingga Mei 2026 tercatat mencapai 7,75 juta transaksi, atau meningkat 82,06 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Taufan menyebut, tingginya transaksi digital tersebut menunjukkan inovasi layanan syariah BSI semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat yang menginginkan layanan cepat, aman, dan seamless.
“Pencapaian impresif di pertengahan tahun ini merupakan manifestasi nyata dari komitmen kami untuk terus ‘Melayani Sepenuh Hati’ dan konsistensi penguatan literasi inklusi di wilayah Sumatera Utara dan sekitarnya,” katanya.
BSI menilai pertumbuhan tabungan emas dan transaksi digital tersebut menjadi bagian dari upaya perseroan menghadirkan solusi keuangan syariah yang inklusif, modern, dan bernilai tambah bagi masyarakat. (*)
Reporter: Nastasia
Editor: M Idris

