Prosumut
Kesehatan

Kota Medan Banyak Berkeliaran ODGJ, Ini Penyebabnya

PROSUMUT – Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) banyak terlihat berkeliaran di jalanan Kota Medan. Keberadaan mereka dinilai meresahkan masyarakat dan mengganggu estetika kota.

Berbincang dengan dokter spesialis kejiwaan dari Universitas Sumatera Utara (USU), dr. Vita Camelia, MKed, SpKJ, mengatakan, ada beberapa kemungkinan kenapa ODGJ berkeliaran atau mengembara.

Pertama, ada gejala ODGJ yang bisa membuatnya pergi dari rumah dan mengembara karena pengobatannya terlantar, sebab terlalu jauh pergi. “Gejala penyakit ODGJ ini juga ingatannya bisa jelek sehingga bisa lupa dan nggak tahu pulang,” kata dr. Vita Camelia, yang juga psikiater dari RSUP H. Adam Malik ini, Minggu 16 Januari 2022.

BACA JUGA:  USU Gelar International SPIRIT Summer Course 2026, Bahas Strategi Gizi dan Kesehatan Hadapi Perubahan Iklim

Kedua, lanjut dr. Vita Camelia, pengawasan keluarga yang kurang sehingga ODGJ pergi dari rumah. “Pengawasan keluarga untuk memberikan obat supaya di minum teratur. Kemudian, pantau gejala penyakit dan mengawasi ODGJ dan mendukung pengobatannya juga penting,” ungkapnya.

BACA JUGA:  RS Adam Malik Dampingi Operasi Clipping Aneurisma Perdana di RSU Haji Medan

Ditegaskannya, kalau minum obat teratur, maka ODGJ bisa membaik. Gejala gangguan jiwa akan menghilang dan mereka bisa mandiri, aktif bahkan produktif.

Namun di lapangan, masih ada keluarga yang abai terhadap pengobatan dan kepatuhan berobat ODGJ. Alhasil, ODGJ mengembara di jalanan.

“Banyak faktor yaitu kepatuhan minum obat pasien, kadang pasien bosan minum obat, merasa sudah membaik dan menghentikan obat, keluarga kurang mendukung pengobatan. Misal lalai membawa pasien jadwal kontrol ulang, kurang mengawasi keteraturan pasien minum obat,” katanya.

BACA JUGA:  Kualitas Udara Tidak Sehat, Pimpinan DPRD Medan Minta Dinkes Tingkatkan Layanan

Ketika ditanya, selain merasa sudah baik, apakah obat untuk ODGJ mahal, sehingga keluarga banyak yang menghentikan minum obatnya? Dia menjawab, dengan adanya BPJS Kesehatan ODGJ sudah terbantu untuk obat-obatan dan tersedia.

“Terpenting memang perlu terus menerus edukasi keluarga tentang ODGJ, pengobatan dan kepatuhan berobatnya,” tutupnya. (*)

 

Reporter : Nastasia
Editor        : Iqbal Hrp
Foto            : Ilustrasi

Konten Terkait

BKKBN Sumut Diseminasikan Evaluasi Percepatan Penurunan Stunting

Kenali Tanda-tanda Tekanan Darah Tinggi…

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Jangan Diskriminasi Penderita Covid-19

admin2@prosumut

Bebas Kacamata Tanpa Operasi Lewat Terapi Ortho-K di VIO Optical Clinic Medan

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Nol Kasus Positif Covid-19, Langkat Zona Hijau

admin2@prosumut

Ini Keputusan Pemerintah, Siapapun Dilarang Mudik!

valdesz
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara