Prosumut
Anggota DPRD Medan dari Fraksi Partai Gerindra Dame Duma Sari Hutagalung
Politik

Fraksi Gerindra DPRD Medan Dukung Perubahan Perda Penanggulangan Kemiskinan

PROSUMUT – Fraksi Partai Gerindra mendukung Perubahan Perda No 5 Tahun 2015 tentang Penanggulangan Kemiskinan.

Alasannya, untuk memperbaiki akurasi data kemiskinan, menghapus tumpang tindih program, memperkuat koordinasi lintas OPD, meningkatkan ketepatan sasaran bantuan, memperkuat pemberdayaan ekonomi, membuka akses pekerjaan, memperkuat pendidikan dan kesehatan masyarakat miskin, memberikan perlindungan kepada kelompok rentan, memperkuat pengawasan dan transparansi dan menurunkan kemiskinan secara nyata dan terukur.

Meski mendukung, secara tegas Fraksi Gerindra mengkritik Pemko Medan jangan hanya sibuk membagikan bantuan tetapi lupa menciptakan lapangan kerja sebagai jalan keluar dari kemiskinan.

Kritik Fraksi Gerindra DPRD Medan disampaikan oleh Anggota DPRD Medan Dame Duma Sari Hutagalung dalam pandangan umum fraksinya terhadap penjelasan pengusul atas Ranperda Kota Medan di rapat paripurna internal, Senin 7 September 2026.

Menurut dia, bantuan memang diperlukan bagi masyarakat yang membutuhkan. Akan tetapi, bantuan harus menjadi jembatan menuju kemandirian, bukan menjadi tujuan akhir. Mereka membutuhkan kepastian bahwa pemerintah hadir.

Pada prinsipnya, Fraksi Partai Gerindra menyambut baik hak inisiatif DPRD Medan untuk mengajukan Ranperda tentang Perubahan atas Perda No 5 Tahun 2015.

“Kami memahami bahwa perubahan regulasi diperlukan karena kondisi sosial ekonomi masyarakat, sistem pendataan, tata kelola pemerintahan dan kebijakan nasional telah berkembang,” sebutnya.

Kemudian, Fraksi Partai Gerindra mempertanyakan setelah Perda
No 5 Tahun 2015 ini diubah, apa yang secara konkret akan berubah dalam kebijakan Pemko Medan?

“Apakah Pemko Medan hanya menargetkan penurunan angka kemiskinan, atau benar benar menargetkan peningkatan pendapatan, penciptaan lapangan kerja, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta kemampuan keluarga miskin untuk keluar dari ketergantungan terhadap bantuan pemerintah,” ungkap dia.

Ditegaskannya, jangan sampai angka kemiskinan turun di atas kertas, tetapi masyarakat miskin tetap kesulitan memenuhi kebutuhan hidupnya.

“Keberhasilan penanggulangan kemiskinan bukan sekadar berapa banyak bantuan yang disalurkan, tetapi berapa banyak keluarga miskin yang berhasil kita angkat menuju kehidupan yang mandiri dan sejahtera,” paparnya.

Dia menekankan perubahan Perda harus menghasilkan perubahan paradigma yang sebelumnya sekadar memberikan bantuan menjadi membebaskan masyarakat dari ketergantungan terhadap bantuan.

Terkait kemiskinan, Fraksi Gerindra memberikan perhatian khusus terhadap data kemiskinan. Perda yang berlaku sejak tahun 2015 tentu harus mampu mengikuti perkembangan sistem pendataan masyarakat saat ini.

Pengusul sendiri menyatakan perkembangan sistem pendataan merupakan salah satu alasan perlunya penyempurnaan Perda.

“Jangan sampai orang yang seharusnya mendapatkan bantuan tidak masuk data, sementara orang yang sudah tidak layak justru masih tercatat sebagai penerima. Karena data yang salah akan melahirkan
kebijakan yang salah,” ujarnya.

Ia berharap, bagaimana Ranperda menghubungkan program penanggulangan kemiskinan dengan pelatihan kerja, UMKM, kewirausahaan, akses permodalan, investasi dan penciptaan lapangan kerja.

Lebih lanjut, Fraksi Partai Gerindra menilai penanggulangan kemiskinan tidak boleh menjadi pekerjaan satu OPD saja.

Perda No 5 tahun 2015 sendiri memiliki ruang lingkup mulai dari identifikasi warga miskin, hak dan kewajiban warga miskin, strategi dan program, pelaksanaan, tim koordinasi, pengawasan dan evaluasi, pembiayaan, hingga peran serta masyarakat. Artinya, perubahan perda harus memperkuat koordinasi lintas sektor. (*)

Editor: M Idris

Konten Terkait

10 Bacalon Wali Kota Binjai Ambil Formulir di Partai Ini

Ganjar Milenial Sumut Konvoi dan Bagikan Sembako untuk Abang Betor

Jokowi & Prabowo Diprediksi Bertemu Lepas Lebaran

Val Vasco Venedict

Akhyar Didukung PAC PDI-P se Kota Medan, Jadi Calon Wali Kota

Ashari Tambunan: Jika Menang, DAMBAAN Harus Amanah

Editor Prosumut.com

DPRD Medan Minta Pemko Fokus Tambah Anggaran Pendidikan dan Keterampilan Anak Terlantar

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara