PROSUMUT – Film Djamin Setia Selamanya mulai tayang serentak di bioskop Indonesia pada Kamis 1 Oktober 2026. Film ini mengangkat perjalanan hidup pahlawan nasional asal Tanah Karo, Djamin Ginting.
Disutradarai oleh Rako Prijanto, ditulis oleh Titien Wattimena dan Lynda Ulviana, dan diproduksi oleh Erjege Pictures, film ini menghadirkan perpaduan drama sejarah, aksi perang, dan kisah kemanusiaan yang relevan dengan kehidupan generasi masa kini.
Film tersebut menceritakan perjalanan seorang Djamin Ginting, putra Tanah Karo yang lahir di Desa Suka pada 12 Januari 1921, yang tumbuh menjadi pemimpin besar melalui keberanian, pengorbanan, kecerdasan, dan rasa cintanya kepada bangsa.
Peran Djamin Ginting dipercayakan kepada Rafi Sudirman. Ia beradu akting dengan Claresta Taufan sebagai Likas Tarigan, Teddy Syach sebagai Lantak Ginting, dan Unique Priscilla sebagai Tindang Tarigan.
Jajaran pemain lainnya turut diisi Chicco Kurniawan sebagai Kadir, sahabat Djamin yang pantang menyerah dalam perjuangan. Ada pula Jourdy Pranata sebagai Selamat Ginting dan Marcell Darwin sebagai Jacob Waas, dua sosok yang menjadi bagian dari perjalanan perjuangan Djamin bersama rekan-rekannya.
Sutradara Film, Rako Prijanto, mengatakan film ini sebenarnya dibuat sebagai konektivitas generasi muda sekarang bahwa mereka harus punya motivasi, inovasi dalam pemikiran, hingga bisa berpikir dan memiliki strategi out of the box. Dengan kata lain, bisa menang dari perjuangan masing-masing, apakah sebagai pelajar, mahasiswa, pegawai dan sebagainya.
“Sebelum membuat film ini, kita melakukan research terlebih dahulu hampir tiga tahun. Untuk lokasi pembuatan film dilakukan di Pulau Jawa, yaitu di Jakarta, Semarang, Pacitan dan Banyuwangi ujar Rako saat sesi wawancara pada kegiatan Cinema Visit dan Nonton Bareng Film Djamin Setia Selamanya bersama Wali Kota Medan dan jajaran Pemko Medan di Deli Park XXI, Kamis petang.
Menurutnya, Djamin Ginting adalah sosok pribadi yang berani mengambil risiko keluar dari zona nyaman sehingga pada akhirnya dianugerahi gelar pahlawan nasional.
“Semoga film ini ada korelasi terhadap generasi muda sekarang. Film ini juga bisa menjadi inspirasi bahwa perjuangan akan terus ada, tinggal bagaimana kita memaknai.
Namun demikian, pesan yang lebih penting dari film tersebut adalah setia selamanya. Arti setia dimaksud yakni setia kepada negara, pasangan, Tuhan,” jelas Rako didampingi Rafi Sudirman dan Marcell Darwin.
Terkait dipilihnya Rafi Sudirman sebagai pemeran utama dalam film ini, Rako menyebut bahwa Rafi merupakan aktor profesional yang mumpuni.
“Saya menemukannya ketika proses screen test. Entah kenapa, ketika melihatnya saya langsung cocok. Lalu, saat proses pembuatan film ini ternyata banyak yang menyatakan bahwa Rafi mirip dengan Djamin Gintings semasa muda,” sebutnya.
Dalam kesempatan yang sama, Rafi Sudirman menyatakan bahwa suatu kehormatan besar memerankan sosok salah satu pahlawan nasional Indonesia, Djamin Ginting. Menurutnya, peran ini adalah sebuah amanah dan sekaligus tanggung jawab.
“Saya sangat berterima kasih kepada Bu Riahna dan Pak Rako karena telah memberi kepercayaan kepada saya sebagai aktor utama dalam film tersebut,” kata Rafi.
Dia berharap, semangat dari Djamin Ginting bisa menjadi inspirasi anak muda saat ini. Karena itu, film tersebut wajib ditonton generasi muda.
Marcell Darwin juga berterima kasih kepada Riahna Djamin Gintings selaku produser film dan Rako karena telah memberi kepercayaan kepadanya untuk memerankan Jacob Waas dalam film tersebut.
“Film ini merupakan film biopik pertama saya selama berkarir di layar lebar. Ketika saya mengetahui kalau saya dipanggil casting untuk film ini, rasanya sangat senang dan bangga sekali,” ujar Marcell.
Sementara itu, Wali Kota Medan, Rico Waas, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas pembuatan film Djamin Setia Selamanya.
“Film ini memberikan pemahaman kepada kita lebih baik lagi tentang bagaimana pahlawan yang ada di negara kita, terutama di Sumatera Utara. Djamin Ginting memiliki hubungan dengan Kota Medan karena namanya dipakai sebagai salah satu nama jalan yang terbentang hingga Kabupaten Karo,” ujarnya yang juga hadir pada kegiatan nonton bareng. (*)
Editor: M Idris

