Prosumut
Ekonomi

Deflasi Sumut Hingga 1,81 Persen, Tetapi Laju Inflasinya Terbesar di Indonesia

PROSUMUT – Pada September 2019, Sumatera Utara (Sumut) mengalami deflasi yang signifikan sebesar 1,81 persen.

Walaupun deflasi ini mampu menekan laju tekanan inflasi Sumut selama tahun berjalan 2019 menjadi 3,49 persen, tetapi tetap juga tak begitu berpengaruh.

“Meskipun Sumut pada bulan September 2019 mengalami deflasi yang signifikan sebesar 1,81 persen, namun Sumut masih menjadi provinsi dengan laju tekanan inflasi terbesar di Indonesia. Sebab, Sumut sangat kedodoran diawal dalam mengendalikan inflasi,” ungkap pengamat ekonomi dari Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Gunawan Benjamin, Jumat 4 Oktober 2019.

BACA JUGA:  Komisaris Pertamina Patra Niaga Tinjau Calon Lokasi SPBUN Galang Baru

Menurut Gunawan, adanya erupsi Gunung Sinabung, serangan hama hingga curah hujan rendah, membuat produktifitas tanaman pangan khususnya cabai mengalami penurunan dan harganya naik sangat tajam.

Kondisi tersebut pada akhirnya membuat laju tekanan inflasi Sumut pada dua bulan lalu sempat menyentuh 5,3 persen selama tahun berjalan 2019.

“Akan tetapi, saat ini kondisinya mulai pulih. Jadi, saya masih optimis Sumut pada November nanti laju tekanan inflasi berjalannya bisa di bawah 3 persen. Meskipun sulit untuk mengimbangi realisasi laju tekanan inflasi di sejumlah provinsi di Pulau Jawa. Salah satunya, Jaw Timur hanya merealisasikan inflasi sebesar 1,4 persen,” sebut Gunawan.

BACA JUGA:  ACC Tawarkan Promo Menarik Beli Mobil Lewat Pameran Otomotif di RCW

Kata dia, besaran inflasi Sumut hingga akhir tahun nantinya akan sesuai dengan sasaran target realisasi inflasi sebesar 3,5 persen minus 1 persen.

Artinya, Sumut berpeluang mencetak inflasi dalam rentang batas bawah sasaran Bank Indonesia.

BACA JUGA:  ACC Tawarkan Promo Menarik Beli Mobil Lewat Pameran Otomotif di RCW

“Kuncinya ada di bulan Oktober dan November. Kita berharap ada deflasi lanjutan di dua bulan tersebut,” ucapnya.

Gunawan menambahkan, dengan sejumlah masalah tekanan inflasi Sumut sebelumnya, maka realisasi inflasi Sumut meskipun lebih besar dari rata-rata nasional namun realisasinya nanti diperkirakan masih dalam batas target inflasi nasional maupun batas inflasi yang ditentukan Bank Indonesia. (*)

Konten Terkait

Sektor Pariwisata jadi Kunci Dampak Ekonomi

OJK Sosialisasikan Kompensasi Bagi Investor Pasar Modal yang Dirugikan

Editor Prosumut.com

Kuartal II, Pasar Apartemen Capai 87 Persen

Protes Tak Dapat Tali Asih, Nelayan Bagan Deli Diminta Ajukan Permohonan

Ridwan Syamsuri

Kualitas Pembiayaan Terjaga, BTPN Syariah Bukukan Laba Rp1,2 Triliun Sepanjang 2025

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

BI Tahan Suku Bunga Acuan 5,75 Persen, Jaga Inflasi Tetap Terkendali

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara