Prosumut
Ekonomi

Tingkatkan Perekonomian dan Ciptakan Pasar Terintegrasi Lewat Revitalisasi

PROSUMUT – Upaya peningkatan perekonomian di pasar terus dilakukan Pemko Medan melalui PUD Pasar Medan, salah satunya lewat revitalisasi kios di Sub Grosir di Pasar Induk Lau Cih Tuntungan baru-baru ini.

Proses pembongkaran dinding penyekat kios sub grosir disaksikan Wali Kota Medan Bobby Nasution diwakili Kabag Perekonomian, Regen Harahap didampingi Dirut PUD Pasar, Suwarno dan jajaran PUD Pasar Medan, OPD terkait dan unsur Muspika.

Revitalisasi dengan cara pembongkaran kios dimulai ketika alat berat excavator mini mulai merubuhkan dinding-dinding penyekat kios sub grosir satu per satu. Revitalisasi yang dilakukan pada kios sub grosir A dan B ini dengan membongkar dinding penyekat antar kios sehingga tidak ada lagi sekat pada kios tersebut.

BACA JUGA:  Samsung Galaxy A08 Hadirkan Baterai Besar 6.000 mAh, Fitur AI, dan Update Software hingga 6 Tahun

Kabag Perekonomian, Regen saat dikonfirmasi mengatakan revitalisasi ini merupakan perencanaan yang sudah dilakukan cukup panjang. “Artinya jajaran PUD pasar kota Medan telah merencanakan sekitar 2 tahun renovasi kios sub grosir ini,” ujar Regen.

Dengan renovasi ini, lanjut Regen, diharapkan aktivitas perdagangan di Pasar Induk Lau Cih akan semakin menggeliat. Satu diantaranya adalah masuknya pedagang baru.

“Dengan adanya pedagang baru, diharapkan bisa berkontribusi terhadap aktifitas yang ada di pasar serta memberikan dampak positif bagi perkembangan perekonomian,” sebut Regen.

Dia juga berharap melalui renovasi ini PUD pasar dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada para pedagang.

BACA JUGA:  KPPU Sinergi dengan Grab Indonesia Terkait Kepatuhan Persaingan Usaha

Di lokasi ini, sambung Regen, akan dibangun gerai pangan untuk kabupaten/kota di Sumut. Nantinya seluruh daerah di Provinsi Sumut bisa memasarkan produk pangannya masing-masing di pasar Induk Lau Cih Tuntungan.

“Jadi masyarakat dari luar kota Medan ataupun di luar Provinsi Sumut bisa datang dan berbelanja produk pangan dari berbagai daerah di Sumut di pasar Induk Lau Cih Tuntungan,” bebernya.

Regen menambahkan, ke depannya Pasar Induk Lau Cih akan dikembangkan menjadi pasar yang terintegrasi bukan hanya di Sumut tetapi menjangkau wilayah Sumbagut yakni Sumbar, Riau, Kepri dan Aceh.

Sementara itu, Dirut PUD Pasar Suwarno menjelaskan bahwa sebelumnya kios sub grosir di Pasar Induk Lau Cih yang berdiri dengan dinding penyekat antar kios ini sudah lama tidak ada pedagang yang menempati.

BACA JUGA:  Ekonomi Indonesia Diproyeksikan Tumbuh 4,9–5,7 Persen pada 2026

Alasan pedagang kurang meminatinya karena adanya pembatas antara kios. Dari masukan itulah, kemudian dilakukan perencanaan pembongkaran sekat kios.

Suwarno berharap dengan renovasi kios sub grosir yang nantinya tidak ada penyekat lagi, para pedagang di pasar Induk Lau Cih yang didominasi pedagang sayur dan buah ini akan menempati tempat tersebut. Jadi dapat meningkatkan perekonomian di pasar dan bisa lebih berkontribusi bagi pendapatan Kota Medan. (*)

Reporter: Nastasia

Editor: M Idris

Konten Terkait

Sumut Inflasi 0,06 Persen, Bukan Pertanda Baik

admin2@prosumut

KKSU 2026: Sumatra Coffee Journey, Menyeduh Inovasi Melalui Secangkir Kopi

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Federal Oil Kembali Ungkap Peredaran Pelumas Tidak Sesuai Spesifikasi di Medan

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

IHSG dan Rupiah Terpuruk Hari Ini Akibat Deflasi dan Resesi

admin2@prosumut

Investasi Triwulan III Meningkat Tajam

Editor Prosumut.com

Plt Bupati Tiorita Dukung Promosi UMKM Langkat

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara