Prosumut
Kesehatan

2 Mahasiswi FK USU Suspect Difteri Dipulangkan

PROSUMUT – Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik (RSUPHAM), Medan, akhirnya memulangkan dua mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (FK USU) asal Malaysia yaitu LW (21) dan U (21), yang mengalami suspect difteri.

“Keduanya dibolehkan pulang pada Kamis (3 Oktober 2019) sekitar pukul 17.00 WIB. Mereka sempat dirawat hampir dua minggu,” kata Kasubbag Humas RSUPHAM, Rosario Dorothy Simanjuntak (Rosa), Minggu 6 Oktober 2019.

Menurut Rosa, dibolehkan pulang kedua mahasiswi tersebut karena kondisinya sudah membaik. Namun begitu, mereka masih dalam masa pengobatan.

BACA JUGA:  USU Gelar International SPIRIT Summer Course 2026, Bahas Strategi Gizi dan Kesehatan Hadapi Perubahan Iklim

“Keduanya masih harus tetap minum obat sesuai dengan resep dokter yang menanganinya. Mereka juga dalam pengawasan sampai nantinya benar-benar sembuh,” tukasnya.

Salah satu tim dokter pasien suspect difteri RSUPHAM, dr Restuti Hidayani Saragih mengatakan, keduanya sudah memang sudah pulang dan berobat jalan.

“Responnya sesuai dengan yang diharapkan saat terapi ketika menjalani perawatan,” ucap dia.

BACA JUGA:  RS Adam Malik Dampingi Operasi Clipping Aneurisma Perdana di RSU Haji Medan

Diungkapkan Restuti, saat berada di rumah mereka tetap harus minum antibiotik selama 14 hari.

Jenis antibiotiknya eritromisin berbentuk pil. Selain itu, keduanya juga diwajibkan berada di dalam rumah dan mengurangi aktivitas atau kontak dengan orang lain di luar rumah.

“Sama seperti orang yang baru sembuh dirawat karena terkena penyakit tipes, mereka harus harus istirahat di rumah,” tuturnya.

Untuk diketahui, LW dan U mulai dirawat di RSUPHAM tak lama setelah teman satu kos mereka, Nurul Arifah Ahmad Ali (20), mahasiswi FK USU asal Malaysia meninggal dunia karena suspect difteri pada Sabtu 21 September 2019.

BACA JUGA:  USU Gelar International SPIRIT Summer Course 2026, Bahas Strategi Gizi dan Kesehatan Hadapi Perubahan Iklim

Keduanya, masuk ke rumah sakit tersebut pada Jumat 20 September 2019.

Mereka mengalami gejala demam dan rasa sakit menelan. Bahkan, dari salah satunya ada ditemukan selaput putih di langit-langit mulutnya dan satu lagi hanya kemerahan. (*)

Konten Terkait

Seluruh Tokoh Agama Tebingtinggi Jalani Rapid Test Covid-19

admin2@prosumut

Video Viral Soal Hasil Cek Darah Lama Keluar, ini klarifikasi RSUP HAM

Pasien Positif Covid-19, Pasien Sembuh dan Pasien Meninggal Bertambah 

admin2@prosumut

USU Spirit Club dan Yakawanus Beri Konseling Nutrisi Tepat pada Klub Sepak Bola Wanita di Sumut

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Galdy Wafie Ditetapkan sebagai Ketua IDI Medan Periode 2026-2029

RSUP HAM dan Dinkes Sumut Gelar Vaksinasi Booster Kedua Nakes

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara