Prosumut
Kriminal

Usai Main Dingdong, Pengedar Sabu Dicokok

PROSUMUT – Kanit Reskrim Iptu Nelson M dan Kanit Intelkam Polsek Hinai Ipda MA Ginting memimpin penangkapan terhadap Agus Gunawan (37) warga Dusun I Desa Suka Damai Kecamatan Hinai Kabupaten Langkat, Rabu (17/7/2019) malam. Pengedar sabu ini ditangkap sesaat mau transaksi dengan pembeli.

BACA JUGA:  Pekerjanya Tabrak Mobil Avanza, Pengusaha Truk Angkut Alat Berat Ogah Tanggung Jawab

“Menurut keterangannya (tersangka), habis main dingdong dan makan. Kami sudah ikuti dia. Takut kehilangan, kami sergap saat dia di Jalan Umum Pasar 10,” ujar Kapolsek Hinai, AKP Hendri Yanto, Kamis (18/7/2019).

Tersangka ditangkap saat di mobil Nissan X-Trail BK 28 P warna hitam berhenti tepat di depan warung. Menurut Kapolsek, mobil yang dikendarai tersangka bukan miliknya.

BACA JUGA:  Pekerjanya Tabrak Mobil Avanza, Pengusaha Truk Angkut Alat Berat Ogah Tanggung Jawab

“Menurut keterangannya, mobil temannya. Lalu kami geledah mobilnya ditemukan barang bukti sabu di dashboard,” tambahnya.

Barang bukti berupa 3 plastik klip bening berisi diduga sabu seberat 1,43 gram dan 10 plastik klip didapat. Bahkan, 1 set alat isap dan 1 telepon genggam ditemukan.

BACA JUGA:  Pekerjanya Tabrak Mobil Avanza, Pengusaha Truk Angkut Alat Berat Ogah Tanggung Jawab

Tersangka disangkakan Pasal 114 ayat (1) Subsider 112 ayat (1) UU RI No 35/2009 Tentang Narkotika. Polsek Hinai akan melimpahkan tersangka dan barang bukti ke Satresnarkoba Polres Langkat guna penyidikan lebih lanjut.(*)

Konten Terkait

Pengedar Ekstasi di Empire/The Blues Diciduk Polisi

admin2@prosumut

Dorong Siskamling Aktif Lagi, DPRD Medan Minta Sinergi Pemko-Polri Diperkuat

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Bom Bunuh Diri, Waspadai Kelompok Eksklusif

Jaringan Narkoba Medan-Tanjungbalai Ditembak Mati

Editor Prosumut.com

Polres Asahan Ungkap Kasus Pembunuhan dan Judi ‘Togel’

admin2@prosumut

Dua Terduga Pembakar Mobil Dinas Wakapolres Madina Ditangkap

admin2@prosumut
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara