Prosumut
Umum

Temuan Bangkai Babi Buat Nelayan Jaring Halus Enggan Melaut

PROSUMUT – Dampak adanya penemuan babi di Sungai Wampu Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat Sumatera Utara berujung nelayan ogah melaut.

Seperti yang dilakukan nelayan di Desa Jaring Halus Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat.

“Merebaknya isu bangkai babi yang dibuang ke sungai hingga ke laut, berdampak negatif terhadap perekonomian nelayan di Desa Jaring Halus,” ujar Kades Jaring Halus, H Usman, Senin 18 November 2019.

BACA JUGA:  Amrizal SH MH Tegaskan Tak Maju sebagai Calon Ketua PWI Sumut 2026-2031

Menurutnya, hal tersebut sudah sepekan dilakukan oleh nelayan Desa Jaring Halus. Mereka ogah melaut lantaran hasil jaring ikan yang dilakukan tidak laku dijual.

Hal itu menyusul merebaknya bangkai babi yang dibuang ke sungai hingga ke laut. Ia menambahkan, sebanyak 800 lebih warganya bekerja sebagai nelayan.

BACA JUGA:  PSMS Buktikan Persiku Tumbal di SUSU

“Penampung tidak mau membeli ikan dari nelayan karena penampung tidak bisa menjual ikan ke konsumen. Karena konsumen yang biasa mengkonsumsi ikan tidak lagi mau membeli ikan dampak dari isu bangkai babi,” jelasnya.

BACA JUGA:  Amrizal SH MH Tegaskan Tak Maju sebagai Calon Ketua PWI Sumut 2026-2031

Begitupun, ia menegaskan, ikan hasil dari tangkapan nelayan Desa Jaring Halus aman dikonsumsi. Namun sayang, masyarakat keburu terlanjut menelan isu bangkai babi. Buntutnya, ikan hasil tangkapan nelayan tak laku di pasaran. (*)

Konten Terkait

Wakil Ketua DPRD Medan Bagikan Takjil Gratis Kepada Warga dan Pengendara

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Hingga Akhir Pekan, Sumut Diprediksi Dilanda Hujan

Sepekan Terakhir, Deli Serdang 19 Kali Gempa

Gudang Obat Milik Puskesmas Terbakar

Wabup Tio Haru Ondim Di OTT KPK

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Tim Hisab Rukyat Sumut Observasi Hilal Awal Dzulhijjah

Ridwan Syamsuri
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara