Prosumut
Pemerintahan

Diterpa Beragam Kabar Negatif, Ini Tanggapan Bupati Langkat

PROSUMUT – Bupati Langkat Terbit Rencana PA diterpa sejumlah kabar negatif. Pertama soal dualisme F.SPTI-K.SPSI Kabupaten Langkat.

Terbit yang ketepatan sebagai Ketua DPC F.SPTI-K.SPSI Kabupaten Langkat memberi respon santai terkait dualisme tersebut. Katanya, tak ada yang perlu disikapi buru-buru.

Ia bilang, saat ini sedang menunggu hasil dari proses persidangan di pusat terkait dualisme kepengurusan tersebut.

“Saya masih menunggu hasil persidangan. Untuk SK kepengurusan saya, diketuai oleh Conrad P Nainggolan,” ungkapnya, Jum’at 8 Januari 2021.

Karena itu sebelum ada putusan inkrah, tidak ada ilegal atau legal yang memimpin organisasi tersebut. Terbit pun tak dapat menyatakan bahwa kepemimpinannya yang sah.

BACA JUGA:  PD AIJ Sumut Optimistis Setor PAD pada 2026

Namun juga, ia tidak mau dikatakan ilegal. Untuk itu, ia berharap semua pihak sama-sama menunggu dan jangan buat kerusuhan.

“Jika pihak saya kalah, secara besar hati akan mengundurkan diri. Namun sebaliknya, jika saya menang secara hukum, kami tidak akan pernah mundur,” ungkapnya.

Ia juga berencana akan menempuh jalur hukum terkait adanya DPC F.SPTI-K.SPSI telah dibekukan dan dipecat. Sebab, menurutnya, tuduhan itu merugikan dirinya karena telah menyebutkan namanya secara jelas hingga mengaitkan jabatan Bupati Langkat.

Baginya, jabatan Bupati Langkat merupakan amanah rakyat. “Jangan dikaitkan, karena hal itu merugikan citra Pemkab. Sebab itu, saya rasa perlu menempuh jalur hukum untuk membersihkan nama baik saya secara pribadi maupun pemerintah,” katanya.

BACA JUGA:  Kadisdik Langkat Mengundurkan Diri

Kabar negatif kedua soal dugaan fee proyek pembangunan dan proyek fiktif saat menjabat Ketua DPRD Langkat periode 2014-2019. Bupati menegaskan, tidak pernah ada fee proyek maupun proyek fiktif tersebut.

Kabar negatif ketiga soal tudingan dugaan suap dalam lelang jabatan, Terbit membantahnya. Kabar negatif keempat, dugaan aliran fee dana BOS dari kepala sekolah, Bupati juga menepis.

“Untuk dana BOS, saya sudah perintahkan Inspektur untuk memeriksa seluruh Kepala sekolah yang ada di Langkat ini tanpa terkecuali. Jika memang ada temuan agar segera ditindak. Namun, tidak ada temuan sama sekali,” ungkap Bupati.

BACA JUGA:  Kadisdik Langkat Mengundurkan Diri

Terakhir, tudingan tidak bayar pajak perusahaan kelapa sawit. Bupati menegaskan, hal tersebut juga tidak benar.

Bahkan, katanya, perusahaan kelapa sawit itu sudah beda direktur. Bukan atas nama Terbit lagi, sejak jauh hari sebelum menjabat Bupati Langkat. Sebab, syarat untuk mencalonkan Bupati, tidak boleh memimpin perusahaan. (*)

 

Reporter : Muhammad Akbar
Editor        : Iqbal Hrp
Foto            : 

Konten Terkait

Ondim Desak Satgas Follow Up Korban Banjir

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Musrenbangdes Batubara, Menghimpun Aspirasi dan Harapan

Tim Kemenko Kemaritiman dan Investasi Kunjungi Pakpak Bharat

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Pemkab Langkat Sosialisasikan Program PAMSIMAS III

Editor Prosumut.com

Gubernur Pertimbangkan Sekolah Tatap Muka di Tahun Ajaran Baru

Ondim Perjuangkan Bantuan JaDup Korban Banjir

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara