Prosumut
Umum

Dilarang ke TKP Teroris Sibolga, Jokowi Nekad, Sumbang Warga Rp 1,45 Miliar

PROSUMUT – Kapolri Tito Karnavian sempat mengingatkan Presiden Joko Widodo yang berencana melakukan kunjungan ke Sibolga, Sumut.

Tito mengingatkan agar presiden yang akrab disapa Jokowi itu menunda kunjungan lantaran Sibolga baru saja diguncang bom bunuh diri. Namun Jokowi tetap nekat.

Dia memilih untuk tetap mengunjungi Sibolga demi kecintaannya kepada masyarakat.

“Kapolri sampaikan kepada saya, agar tidak usah ke Sibolga karena terkait keamanan. Itu sama sewaktu saya ke Afghanistan. Tapi saya tolak. Tidak! Saya harus ke Sibolga!” kata Jokowi di Hotel Wisata Indah Sibolga usai meresmikan Pelabuhan Sibolga, Minggu 17 Maret 2019, dikutip dari Merahputih.com.

Kata Jokowi, keamanan itu urusan Polri dan TNI. Jokowi juga menyalurkan bantuan untuk warga sekitar yang menjadi korban akibat ledakan bom bunuh diri, sebesar Rp 1,45 miliar.

BACA JUGA:  Tiorita Inginkan Kaderisasi BKPRMI Cetak Pendakwah Berintegritas

“Pokoknya saya mau ketemu dengan rakyat saya, masak saya takut,” imbuhnya.

Dia lantas membandingkan, ke Afghanistan saja dirinya pergi, apalagi cuma ke Sibolga. Masak tidak berani. Tentu saja keberanian dan kebulatan tekat Jokowi ke Sibolga diapresiasi masyarakat di sana.

BACA JUGA:  MPI Langkat Ditantang Berkontribusi Untuk Masyarakat

Mereka tergabung dalam lintas tokoh agama, pemuda dan juga masyarakat pada pertemuan tersebut.

Mantan wali kota Solo itu mengaku kaget dengan aksi bom bunuh diri di Sibolga. Kata dia, Sibolga selama ini dikenal damai, aman sejuk.

“Kok bisa-bisa terjadi aksi bom yang cukup besar,” ujarnya dengan nada heran.

Apalagi, lanjut Jokowi, selama ini tidak ada sejarahnya di Sibolga ada kejadian seperti itu. Biasa, teror bom terjadi di Jawa.

BACA JUGA:  MES Usung Ekonomi Kerakyatan Berbasis Kedelai

Karenanya, Jokowi meminta masyarakat terus waspada dan berhati-hati.

“Untuk itu saya titipkan Sibolga dan Tapanuli Tengah ini kepada bapak-ibu para tokoh agama pemuda dan kita semuanya,” ujar Jokowi.

Dia lantas meminta masyarakat agar benar-benar peduli dan membangun komunikasi dengan tetangga dan keluarga.

“Kalau ada yang tiba-tiba berubah dari keluarga atau tetangga, kita harus peduli dan melaporkan kepada aparat. Intinya kejadian seperti yang kemarin jangan terulang lagi di Sibolga kita ini,” tegasnya. (*)

Konten Terkait

Putra Sumut Dipercaya Jadi Wakapolda Sulut

500 Personel Brimob Polda Sumut Bantu Pulihkan Keamanan Papua

valdesz

Korban Hanyut di Sungai Tuntungan Ditemukan tak Bernyawa

admin2@prosumut

Indihome Gelar Racing Stars Push Bike Competition 2023

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Tidak Hadir, Peserta Disanksi Disiplin

Ridwan Syamsuri

Kapolres Asahan Ajak Santri Pondok Pesantren Darul Islah Terus Berbuat Kebaikan

Ridwan Syamsuri
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara