Prosumut
Ekonomi

Penjualan Huawei Dibatasi AS, Cina Bikin Aksi Balasan

PROSUMUT – Amerika Serikat (AS) resmi membatasi penjualan Huawei dan sesama perusahaan telekomunikasi China ZTE Corp di negara mereka.

Hal ini setelah Presiden Trump pada Jumat pekan lalu menandatangi perintah tersebut.

Perusahaan-perusahan Cina yang diduga membantu Beijing dalam praktik spionase turut menjadikan Huawei Technologies Co. pada daftar hitam di AS.

BACA JUGA:  Samsung Galaxy A08 Hadirkan Baterai Besar 6.000 mAh, Fitur AI, dan Update Software hingga 6 Tahun

Terkait itu, Cina menyiapkan aksi pembalasan terhadap tindakan Trump tersebut.

“Ini perilaku yang salah sehingga akan ada tanggapan yang diperlukan. Hak dan kepentingan perusahaan Cina sedang dirusak sehingga pemerintah Cina tidak akan duduk diam,” ujar Duta Besar Cina untuk Uni Eropa Zhang Ming, dilansir Bloomberg, Selasa 21 Mei 2019.

Zhang mengatakan tindakan AS tersebut termasuk upaya menjatuhkan Huawei melalui cara administratif. Yang juga menekan Cina agar mau menyetujui kesepakatan perdagangan yang lebih luas.

BACA JUGA:  Ekonomi Indonesia Diproyeksikan Tumbuh 4,9–5,7 Persen pada 2026

Sebab, diketahui perang dagang akan meningkat antara AS dan Cina. Itu ditandai dengan kenaikan tarif bea masuk terhadap barang-barang impor dari Cina dengan total 200 miliar dolar AS.

“AS telah berulang kali menciptakan masalah dalam pembicaraan tentang kesepakatan AS-Cina. Merusak momentum positif yang terbentuk dalam proses negosiasi yang keras dan sulit,” ujarnya.

BACA JUGA:  BI Rate Tetap 5,75 Persen pada September 2026

Zhang menyebutkan, pemerintah dan perusahaan asal Cina akan membuka taktik untuk membuka pintu perdagangan antara Cina dan Eropa dalam sistem perdagangan global.

Zhang juga menyatakan, AS akan terisolasi akibat adanya praktik unilateralisme dan proteksionisme. (*)

Konten Terkait

Perjanjian Indonesia–UAE CEPA Ditandatangani

LPS – OJK Sepakat Perbaharui Juklak Pertukaran Data dan Informasi

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Percepat Pemulihan Perekonomian, OJK Tingkatkan Inklusi Keuangan

Editor Prosumut.com

Indikator Ekonomi Tak Pasti, Pasar Keuangan Berfluktuasi

admin2@prosumut

Stok Gula Menipis, Disperindag Sumut Usulkan Gula Rafinasi Jadi Gula Pasir

Isu Tangkal Corona, Harga Rempah Naik Tiga Kali Lipat

PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara