PROSUMUT – Maulid atau kelahiran Nabi Muhammad SAW, sejatinya diperingati sebagai momentum memperkuat ukhuwah, persatuan dan kepedulian mendukung pembangunan daerah.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Langkat, Tiorita Br Surbakti, kemukakan hal itu pada Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi di Jentera Malay rumah dinas bupati, Rabu (23/9/2026).
Tiorita mengatakan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya tidak sekadar kegiatan seremonial, tetapi momentum tingkatkan keimanan dan ketakwaan serta menerapkan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
“Mari kita jadikan peringatan Maulid Nabi sebagai momentum meneladani akhlak Rasulullah, memperkuat ukhuwah, persatuan dan kepedulian kepada sesama,” ujar Tiorita.
Rangkaian acara diawali pembacaan ayat suci Al-Qur’an Surah Al-Ahzab ayat 21-23 dilantunkan Ananda Windi Prastika, dengan saritilawah Mela Fitri Mutari. Disertai pemberian tali asih secara simbolis kepada para peraih prestasi keagamaan telah mengharumkan nama Kabupaten Langkat di tingkat Provinsi Sumatera Utara.
Tali asih ditujukan kepada 33 orang pemenang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Sumatera Utara dan 21 orang pemenang Festival Seni Qasidah (FSQ) tingkat Provinsi Sumatera Utara.
Tiorita mengapresiasi capaian para peserta MTQ dan FSQ tersebut. Prestasi tersebut menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi generasi muda lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan, mencintai Al-Qur’an, mengembangkan seni Islami dan mengharumkan nama Kabupaten Langkat.
“Prestasi MTQ dan FSQ ini menjadi kebanggaan Langkat. Semoga memotivasi generasi muda untuk terus berprestasi dan mencintai Al-Qur’an,” ungkap Tiorita.
Tiorita mengajak seluruh jajaran pemerintah dan elemen masyarakat memperkuat kebersamaan serta koordinasi mendukung pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Sebab, menurut dia, semangat persatuan dan kepedulian terhadap sesama merupakan nilai penting yang perlu terus diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam pelaksanaan tugas pemerintahan.
“Dengan ukhuwah dan kebersamaan, mari kita bersama-sama membangun Langkat yang maju, religius, harmonis dan sejahtera,” ajak Tiorita.
Tausyiah disampaikan Al Ustadz Irfan Yusuf, mengajak seluruh jamaah menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupan, baik dalam hubungan dengan Allah SWT maupun hubungan dengan sesama manusia. (*)
Editor : Jie
previous post

