Prosumut
Umum

Disidak Komisi C DPRD Medan, Manajemen Spa Blow Art Melawan

PROSUMUT – Komisi C DPRD Medan melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Panti Pijat Blow Art Medan di Jalan Pare Nomor 7, Kelurahan Darat, Kecamatan Medan Baru, Selasa 12 Maret 2019. Dalam sidak itu pihak manajemen Blow Art Medan tidak menunjukkan bukti pembayaran pajak hiburan.

Ketua Komisi C DPRD Medan Boydo HK Panjaitan SH yang memimpin rombongan sidak menyebut, pihak Blow Art Medan telah melanggar ketentuan. Untuk itu, Boydo mendesak Pemko Medan agar memberikan sanksi.

BACA JUGA:  Poin Penuh Melayang, Wasit Usir Kiper PSMS

Sebagaimana diketahui, saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan sejumlah pengelola tempat hiburan di ruang Komisi C DPRD Medan pada 29 Januari 2019 lalu. Seluruh pengelola tempat hiburan diminta untuk menunjukkan bukti pembayaran pajak yang disetorkan ke kas Pemko Medan.

Namun, seluruh pengelola tidak dapat menunjukkan bukti, maka diberikan tenggat. Dan pihak komisi sudah menginformasikan bila sewaktu-waktu akan melakukan sidak guna menindaklanjuti hasil RDP.

Namun pada saat sidak komisi C, pihak Blow Art Medan membandel dan malah tak berkenan menunjukkan bukti pembayaran pajak usahanya.

BACA JUGA:  PT Sekoci Pasang Plang Penolakan di Kebun 358,17 Hektare, Tegaskan Sengketa Masih Berproses di PN Stabat

“Kalau itu (bukti pembayaran pajak), silahkan cek ke kantor pajak. Saya tidak berhak menunjukkannya pak. Itu pesan pimpinan,” kata Manajer Operasional Blow Art Medan, Zulfikar Siregar.

Sontak, Boydo langsung berang mendengar pernyataan manajer Blow Art Medan itu. Sebab, saat RDP digelar, perwakilan Blow Art Medan berjanji akan menyerahkan bukti pembayaran pajak dari dinas terkait.

“Kita sudah kasih waktu 2 bulan untuk melengkapi berkas administrasi pajak Panti Pijat Blow Art ini. Tapi kenapa sampai sekarang belum ada? Siapa pemiliknya ini, kok sepele,” kata Boydo dengan nada tinggi.

BACA JUGA:  Temui Bahlil, Tiorita Bicarakan 509 Sumur Minyak

Selanjutnya Komisi C DPRD melakukan pengecekan ke beberapa ruangan yang dianggap melanggar aturan. Akhirnya sejumlah anggota Komisi C yang melakukan sidak di antaranya Boydo HK Panjaitan, Jangga Siregar, Modesta Marpaung, Dame Duma Sari Hutagalung dan Hendrik Halomoan Sitompul kembali mengultimatum Panti Pijat Blow Art Medan untuk menyiapkan berkas administrasi pajak selama satu minggu. (*)

Konten Terkait

Kapolda Sumut Imbau Umat Beragama Harus Hidup Rukun dan Saling Menghargai

Ridwan Syamsuri

Perawat Mabuk Putuskan Kepala Janin di Rahim Ibu

Ridwan Syamsuri

JNE Raih Penghargaan Indonesia Top Digital PR Award 2022

AMPI Sumut Merasa Terhormat, Baru Kali Ini Presiden Temui Kader AMPI

Val Vasco Venedict

Kodam I/BB Gelar Test Urine Acak

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Tak Boleh Larut dalam Euforia, Timnas Kembali Hadapi Thailland di Kualifikasi U-23

Val Vasco Venedict
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara