Prosumut
Kesehatan

PPKM Kota Medan Naik Jadi Level 2 

PROSUMUT – Presiden Joko Widodo juga telah resmi memperpanjang status pandemi Covid-19 di Indonesia melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 24 Tahun 2021 yang diteken pada 31 Desember 2021.

Perpanjangan status  pandemi ini juga dinyatakan sejumlah daerah mengalami kenaikan level PPKM. Seperti di Kota Medan sebelumnya berada di level 1 kini naik ke level 2 PPKM.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan yang baru, Dr Taufik Ririansyah mengatakan kenaikan ini lantaran belum tercapainya cakupan vaksinasi lansia.

BACA JUGA:  BKKBN Sumut Perkuat Mutu Pelayanan KB serta Tata Kelola Alat dan Obat Kontrasepsi

“Kita naik ke level 2 PPKM  pada perpanjangan status pandemi ini. Belum tercapainya cakupan vaksinasi lansia dan adanya kasus Omicron menjadi penyebabnya,” Kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, Dr Taufik Ririansyah, Selasa 4 Januari 2022.

Sambungnya, kalau melihat trend kasus, kasus Covid-19 di Kota Medan memang mengalami  penurunan namun sebutnya. Namun, karena kemarin ada kasus Omicron jadi untuk antisipasi jadi levelnya dinaikkan lagi. Meski sebutnya juga kasus Omicron di Medan hanya suspek dan setelah di tracing ke orang yang kontak erat hasilnya dikatakan negatif. Kendati demikian pihaknya tetap mengirimkan sampelnya ke Jakarta.

BACA JUGA:  BKKBN Sumut Perkuat Mutu Pelayanan KB serta Tata Kelola Alat dan Obat Kontrasepsi

“Semua hasilnya negatif, namun tetap kita kirimkan ke Jakarta. Mudah mudahan hasilnya negatif juga. Sementara itu, vaksinasi lansia masih 53 persen. Kita sudah berusaha mencari dan menyisir lansia. Masih minimnya vakisinasi lansia ini kebanyakan karena ada yang tidak mau, takut, dan termakan hoaks. Apalagi sebutya Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) pada Vaksinasi lansia hanya kecil itupun KIPI ringan,” jelasnya.

BACA JUGA:  BKKBN Sumut Perkuat Mutu Pelayanan KB serta Tata Kelola Alat dan Obat Kontrasepsi

Untuk itu, pihaknya terus menyisir. Dinkes Medan juga dibantu oleh BIN dengan memberi bantuan sembako agar para lansia mau divaksin. Maka Ia mengejar target ini pihaknya akan gencar melanjutkan vaksinasi di fasilitas kesehatan.

“Karena dengan vaksinasi akan lebih aman kesehatannya di pandemi ini , ada 4 jenis vaksin di faskes  yaitu Sinovac, Astrazeneka, Prifizer, Moderna dan untuk  stok vaksin saat ini cukup,” pungkasnya. (*)

 

Reporter : Nastasia
Editor        : Iqbal Hrp
Foto            : 

Konten Terkait

Hingga September 2019, RSUPHAM Tangani 12 Pasien Suspect Difteri

Bayi Kembar Adam dan Aris Telah Jalani Operasi Perawatan Luka

Editor Prosumut.com

TP PKK Langkat Sosialisasi Pencegahan Kanker Serviks dengan IVA Test

admin2@prosumut

Ada 12 Pasien Positif Covid-19 Sergai Dinyatakan Sembuh

admin2@prosumut

Awas! Diare, Mual, Muntah Bisa Jadi Gejala Covid-19

Editor Prosumut.com

Banjir Langkat, 70 Persen Alkes Rusak

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara