Prosumut
Kesehatan

Dinkes Sumut Imbau Daerah Waspada Pneumonia 

PROSUMUT – Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara segera menyurati dinas kesehatan kabupaten/kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap wabah pneumonia yang tengah menyerang China saat ini.

Sekretaris Dinas Kesehatan Sumatera Utara, Ridesman Nasution mengatakan, surat edaran tersebut menindaklanjuti surat dari Kementerian Kesehatan terkait kesiapsiagaan rumah sakit dalam penanganan penyakit infeksi emerging (PIE), termasuk pneumonia.

“Kita teruskan edaran kemenkes terkait kesiapsiagaan untuk penyakit infeksi emerging. Tidak hanya unknown viral pneumonia, termasuk juga flu burung. Karena ini kan perubahan cuaca, biasanya bisa menimbulkan berbagai pengaruh pada perkembangan virus-virus penyakit,” kata Ridesman pada wartawan, Rabu 8 Januari 2020.

Dijelaskannya, isi surat yang akan dikirimkan Dinkes Sumut ke kabupaten kota isinya sama persis dengan surat edaran dari Kemenkes RI yang ditandantangani Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan, dr Bambang Wibowo.

BACA JUGA:  RS Adam Malik Dampingi Operasi Clipping Aneurisma Perdana di RSU Haji Medan

Yakni kesiapsigaan pelayan kesehatan, khususnya rumah sakit untuk menghadapi kemungkinan terjadinya penyakit-penyakit PIE, terutama pneumonia.

“Intinya meningkatkan kewaspadaan di fasilitas pelayan kesehatan,” ujarnya.

Selain akan mengirimkan surat edaran itu, lanjutnya, pihaknya telah melakukan komunikasi dengan dinkes kabupaten kota untuk menindaklanjuti surat edaran Kemenkes tersebut.

“Secara tidak langsung surat itu sudah kita teruskan ke kabupaten kota. Karena biasa model komunikasi kita juga begitu, ada edaran dari pusat, kita bagikan dulu di grup, sambil menunggu kita membuat surat dari provinsi,” jelasnya.

BACA JUGA:  USU Gelar International SPIRIT Summer Course 2026, Bahas Strategi Gizi dan Kesehatan Hadapi Perubahan Iklim

Berdasarkan surat dari Kemenkes RI, Nomor :YR-01-02/III/0027/2020 tanggal 7 Januari 2020, disebutkan bahwa sehubungan dengan terjadinya kasus unknown viral pneumonia di China yang sewaktu-waktu dapat menyebar ke berbagai negara termasuk Indonesia.

Serta adanya pola perubahan cuaca yang mendukung penyebaran PIE (flu burung, flu babi, Mers-CoV, ebola, poliomyelitis, dll), maka Kemenkes menginstruksikan tiga hal.

Pertama, mensiapsiagakan fasilitas dan sumber daya manusia dalam menangani kasus PIE, serta menyusun jadwal jaga petugas untuk mengantisipasi menerima pasien PIE.

Kedua, melakukan simulasi ulang dalam penanganan PIE, terutama bila ada kejadian Luar Biasa.

Ketiga, melakukan review terhadap SOP, pedoman pelaksanaan atau petunjuk teknis terkait prosedur penanganan PIE, dan memastikan seluruhnya penanganan sesuai dengan perkembangan terkini.

BACA JUGA:  USU Gelar International SPIRIT Summer Course 2026, Bahas Strategi Gizi dan Kesehatan Hadapi Perubahan Iklim

Sementara Kabid Penanggulangan Masalah Kesehatan (PMK) Dinkes Sumut NG.Hikmet menambahkan, penyakit pneumonia kumannya tidak spesifik, obat antibiotiknya banyak dan bisa disembuhkan.

“Penyakit pneumonia tidak berbahaya kalau stamina terjaga, lakukan pola hidup bersih dan sehat. Namun, bisa menyebabkan kematian kalau kondisi tubuh jelek, tidak ditangani dengan benar karena penyakit ini menyerang saluran pernafasan,” ujarnya.

Hikmet juga mengimbau, bagi bayi atau usia lanjut yang terserang atau mengalami pneumonia untuk segera dibawa ke pelayanan kesehatan.

Hal ini karena bayi sedang dalam masa pertumbuhan dan mereka usia lanjut kondisinya tentu mengalami penurunan. (*)

Konten Terkait

RS Adam Malik Siapkan Dukungan Medis untuk Piala Kemerdekaan 2025, Aquabike dan F1H2O

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Gubernur Sumut dan BPJS Kesehatan Sepakat Tingkatkan Akses dan Mutu Layanan Peserta JKN

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Data Terbaru Covid-19 di Sumut, 71 PDP dan 3.080 ODP

admin2@prosumut

Berbahaya Bagi Kesehatan, BPOM Instruksikan Tarik Peredaran Obat Ranitidin

Sofyan Tan: Rumput Laut Punya Potensi Besar di Bidang Kesehatan

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Pelanggar Prokes Bisa Disanksi Pidana

Editor Prosumut.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara