Prosumut
Kesehatan

Benarkah Vaksin MMR Sebabkan Autisme?

PROSUMUT – Vaksin memang selalu bersifat kontroversi. Meski dianjurkan untuk kesehatan anak, tak sedikit orang yang menolak tubuh anaknya dimasukkan vaksin.

Berbagai macam alasan diberikan dari kekhawatiran vaksin berbahaya hingga bahan vaksin yang tidak halal.

Isu tak baik juga sempat mengiringi vaksin MMR. Vaksin MMR sempat disebut menyebabkan autisme pada anak.

BACA JUGA:  Dari Body Combat hingga Funwalk, Sofyan Tan Kampanyekan Tubuh Bugar dan Persahabatan

Hal itu diungkapkan dalam sebuah penelitian Dokter bernama Andrew Wakefield menyimpulkan vaksin campak, gondok, dan rubella (MMR) dan kaitannya dengan autisme dalam studinya diterbitkan di jurnal The Lancet.

Tapi ternyata penelitian itu dianggap tidak benar dan tulisannya juga ditarik The Lancet.

Faktanya, dokter Wakefield sendiri bukanlah ahli vaksin, ia adalah dokter spesialis bedah. Penelitiannya tahun 1998 hanya menggunakan 18 sampel.

BACA JUGA:  Dari Body Combat hingga Funwalk, Sofyan Tan Kampanyekan Tubuh Bugar dan Persahabatan

Setelah diaudit oleh tim ahli, terbukti bahwa ia memalsukan data, sehingga kesimpulannya salah. Ini sudah diumumkan di majalah British Medical Journal, Febuari 2011.

Banyak penelitian lain oleh ahli vaksin di banyak negara menyimpulkan jika autis tidak disebabkan oleh vaksin MMR.

Sebaliknya, autisme kebanyakan disebabkan faktor genetik.

dr. Caessar Pronocitro M.Sc Sp.A, yang bertugas di RS Pondok Indah Bintaro Jaya mengatakan bahwa vaksin MMR berguna untuk mencegah penyakit campak, gondongan dan rubella.

BACA JUGA:  Dari Body Combat hingga Funwalk, Sofyan Tan Kampanyekan Tubuh Bugar dan Persahabatan

Seperti halnya vaksin-vaksin lainnya, kata dia, MMR tidak mengandung bahan berbahaya, karena dibuat melalui proses yang berteknologi tinggi dan bertujuan membentuk daya tahan tubuh terhadap virus campak, gondongan, dan rubella. (*)

Konten Terkait

RS Adam Malik Jalani Visitasi dari World Stroke Organization untuk Layanan Stroke

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Kasus Difteri Mahasiswa USU, Dinkes Sumut Tetapkan KLB

ODP Covid-19 Asahan Sisakan 13 Orang di 10 Kecamatan

admin2@prosumut

Dua Faktor Ini Diyakini Bisa Kembalikan Kiprah RSUD Dr Pirngadi Medan

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Praktisi Soal Covid-19: Perencanaan RS Belum Berbasis Sistem Komando

admin2@prosumut

Kapolres & Pemkab Asahan Bawa Balita Sakit Paru-paru ke RS 

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara