Prosumut
InfrastrukturKesehatanPemerintahanPublic Service

Pirngadi Medan Dinobatkan Jadi Rumah Sakit Sayang Ibu

PROSUMUT – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Pirngadi Medan dinobatkan menjadi Rumah Sakit Sayang Ibu di Tingkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut) oleh Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi di Hotel Soechi Medan, pada 23 April 2019.

Dikatakan Direktur Utama RSUD dr Pirngadi Medan dr Suryadi Panjaitan mengatakan penghargaan yang diperoleh oleh rumah sakit murni dinilai oleh pihak Pemprovsu dan melibatkan instansi terkait.

“Penilaian ini untuk rumah sakit pemerintah dan swasta yang tipe B se-Provinsi Sumut yang kita terima pada 27 April 2019, sebagai rumah sakit sayang ibu yang diserahkan langsung oleh pak Edy Rahmayadi di Lapangan Benteng Medan.

BACA JUGA:  Ondim Ingin Langkat Punya Kantor Imigrasi

Selain penghargaan itu perpustakaan di rumah sakit kita juga memperoleh penghargaan sebagai perpustakaan terbaik di tingkat Provinsi Sumut,” katanya Senin 29 April 2019.

Ia menyebut penilaian untuk sebagai rumah sakit sayang ibu yang dilakukan pihak panitia antara lain, cara tim medis menangani ibu-ibu dalam persalinan sampai pasca persalinan, cara bidan mengasuh ibu dan bayi.

BACA JUGA:  RS Adam Malik Rawat 2 Jenazah Pria Tanpa Keluarga dan Identitas

Sisi lain juga, sarana prasarana dan administrasi yang dinilai ternyata bagus. Bukan hanya itu saja yang dinilai, tim dokter spesialis ikut dinilai. Tim dokter yang dimiliki rumah sakit milik Pemko Medan ini tidak perlu lagi diragukan.

“Kebidanan kita rata-rata yang berpengalaman dan senior, bahkan ada juga dokter muda-muda dengan kemampuan dan kualifikasi yang cukup mapan,” terangnya.

Sedangkan untuk penilaian Perpustakaan terbaik, Kepala Seksi Perpustakaan RSUD Dr Pirngadi Medan Dra Latifah Hanim menyebut inovasi apa yang akan dilakukan, persentase minat baca di RS Pirngadi semakin meningkat, penataan ruangan dan buku sangat rapi.

BACA JUGA:  Geofest ke-7 di Danau Toba, Sumut Perluas Kerja Sama Internasional Antar-Geopark

Inovasi ke depan, pihaknya akan melakukan gerakan membawa buku ke ruang rawat inap pasien. Tujuannya agar pasien tidak bosan selama perawatan. Pada kesempatan itu juga, pasien bebas memilih buku yang akan dibacanya.

“Gerakan ini akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini,” tandasnya. (*)

Konten Terkait

151 Lurah di Medan Diberi Pengarahan TP4D, Penggunaan Dana Kelurahan Harus Tepat Sasaran

Ridwan Syamsuri

Pengusaha Kilang Padi Perbaiki Jalan Desa di Perbaungan

Editor Prosumut.com

Dampak Covid-19, 14.000 Pekerja Dirumahkan oleh Perusahaan 

admin2@prosumut

Skema Pengisian Jabatan di Pemko Medan Tunggu Keputusan BKN

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Infrastruktur Jalan di Babalan jadi Perhatian DPRD Sumut

Editor Prosumut.com

Bupati Franc Serahkan Bingkisan untuk Bayi di RSUD Salak

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara