PROSUMUT – Stok beras di Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Sumatera Utara (Sumut) dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun 2026.
Saat ini, stok beras yang tersedia di gudang Bulog Sumut mencapai 56.176 ton dan telah tersebar di seluruh wilayah kabupaten/kota.
Pimpinan Perum Bulog Kanwil Sumut, Budi Cahyanto mengataka stok beras tersebut berada dalam kondisi siap salur, termasuk di daerah-daerah seperti Balige dan Nias.
“Kondisi stok Bulog di Sumatera Utara saat ini sangat aman, jumlahnya sekitar 56.176 ton dan sudah tersebar merata di seluruh wilayah Sumatera Utara sehingga siap disalurkan kapan saja diperlukan,” ujar Budi saat temu pers di Medan, Rabu 10 Juni 2026
Menurutnya, stok beras tersebut akan terus ditambah dan bahkan diambil dari wilayah lain “Kita tidak akan menunggu stok beras itu sampai tinggal 30 ribu ton. Jadi stok terus kita tambah,” ucap Budi.
Diungkapkan Budi, Bulog Sumut setiap bulannya menyalurkan sekitar 10 ribu ton lebih beras. Beras yang disalurkan untuk kebutuhan bantuan pangan dan beras SPHP.
880 Ribu Liter Minyak Goreng
Dia menyebutkan, untuk stok minyak goreng yang dikelola Bulog mencapai sekitar 880 ribu liter dan telah didistribusikan ke seluruh wilayah Sumatera Utara.
430 Ton Gula
Sedangkan untuk komoditas gula kristal putih, Bulog saat ini memiliki persediaan sekitar 430 ton guna mendukung kebutuhan masyarakat.
Selain itu, Bulog Sumut juga memiliki stok jagung sekitar 4.230 ton yang dipusatkan di wilayah Medan. Kebijakan ini dilakukan karena penyaluran jagung lebih banyak ditujukan untuk memenuhi kebutuhan peternak petelur mandiri yang terkonsentrasi di kawasan Medan, Binjai, dan Serdang Bedagai. (*)
Editor: M Idris

