Prosumut
Rilis & Seremoni

Hari Anak Nasional, Pertamina Sumbagut Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini

PROSUMUT – Memperingati Hari Anak Nasional 2026, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyelenggarakan kegiatan yang sejalan dengan tema tahun ini “Sayang Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan” sebagai wujud komitmen perusahaan dalam mendukung pemenuhan hak anak sekaligus menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini, Kamis 23 Juli 2026.

Bertajuk lingkungan, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melaksanakan kegiatan edukasi pengelolaan sampah di dua wilayah sekaligus, Sumatera Utara dan Kepulauan Riau.

Adapun kegiatan yang dijalankan merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina kepada masyarakat sekitar.

Bekerja sama dengan BKKBN Provinsi Sumatera Utara dan UPTD Pelayanan Sosial Anak Balita Kota Medan, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui Fuel Terminal Medan melaksanakan edukasi pengelolaan sampah yang diikuti oleh 58 anak dan 44 guru pendamping.

Bertempat di UPTD Pelayanan Sosial Anak Balita Kota Medan, kegiatan kemudian dimeriahkan dengan lomba mewarnai bertajuk lingkungan.

Melalui pendekatan yang edukatif dan interaktif, anak-anak diajak membangun kebiasaan positif serta memahami bahwa menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan dapat dimulai dari tindakan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kegiatan, turut hadir Ketua Tim Kerja Pembangunan Keluarga Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Perwakilan Provinsi Sumatera Utara, Agustina Siregar.

Dalam sambutannya, Agustina menyampaikan bahwa mewujudkan generasi masa depan Indonesia adalah tanggung jawab bersama.

“Hari Anak Nasional mengingatkan bahwa kasih sayang kepada anak-anak tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kasih sayang fisik, tetapi juga melewati pengasuhan yang baik, penyediaan ruang aman dari berbagai bentuk kekerasan untuk belajar dan bermain, dan kesempatan untuk mengembangkan potensi terbaiknya,” ujar Agustina.

Senada dengan pelaksanaan Hari Anak Nasional di Medan, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui Aviation Fuel Terminal Hang Nadim bekerja sama dengan Unit Bank Sampah RTOne Berseri menyelenggarakan kegiatan edukasi pengelolaan sampah dan Vertikultur Plus di SDN 012 Nongsa.

Kegiatan yang diikuti oleh 480 siswa ini bertujuan untuk mengedukasi pentingnya pengelolaan sampah di lingkungan sekolah.

Para siswa diperkenalkan pada konsep pertanian perkotaan melalui metode Tong Vertikultur Plus yang memanfaatkan sampah organik menjadi kompos untuk kegiatan budidaya tanaman.

Program ini diharapkan dapat membangun kebiasaan peduli lingkungan sejak dini sekaligus menciptakan lingkungan sekolah yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi tumbuh kembang anak.

Kepala SDN 012 Nongsa, Yusrizal menyampaikan apresiasi terhadap perhatian Pertamina atas terselenggaranya kegiatan edukasi sampah di SDN 012 Nongsa.

“Kegiatan pilah sampah organik dan anorganik merupakan langkah positif yang dilakukan oleh Pertamina, terutama dalam menanamkan karakter yang baik bagi peserta didik.

Melalui kegiatan ini, para siswa diberikan pengetahuan dalam pemilahan jenis-jenis sampah dan pengolahan sampah organik menjadi kompos melalui vertikultur plus dan eco enzyme,” ujar Yusrizal.

Terpisah, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan bahwa Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk menghadirkan ruang belajar yang menyenangkan sekaligus membangun karakter anak melalui pengalaman yang edukatif.

“Anak-anak merupakan generasi penerus yang akan menentukan masa depan bangsa. Karena itu, mereka perlu mendapatkan ruang untuk belajar, berkreasi, sekaligus membangun karakter sejak dini,” ujarnya.

Fahrougi menyampaikan, melalui kegiatan ini Pertamina ingin menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini dengan cara yang menyenangkan sehingga menjadi kebiasaan positif yang dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Sejalan dengan tema Hari Anak Nasional tahun ini, kami berharap anak-anak dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman, terlindungi, dan memiliki kesempatan untuk membangun masa depan yang lebih baik. Pembentukan karakter anak membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.

Karena itu, sinergi antara perusahaan, pemerintah, institusi pendidikan, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal,” pungkas Fahrougi. (*)

Reporter: Nastasia

Editor: M Idris

Konten Terkait

Jalur Lama KA Medan Diusulkan untuk Diaktifkan, Solusi Angkutan Perkotaan

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Telkomsel Gelar IndonesiaNEXT Season 8 dengan Kurikulum Berbasis Teknologi Digital

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

TNI AL Selamatkan 27 ABK Sinar Mas di Natuna Utara

Indosat Gelar Indonesia AI Day for Mining Industry, Dorong Transformasi Digital Pertambangan Nasional

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

President Director Indosat Raih CEO of The Year 2023

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Pra-Musrenbang Zona Pantai Barat, Edy: Kerjakan yang Bermanfaat untuk Rakyat

PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara