Prosumut
Rilis & Seremoni

Tindak Lanjut Soal Gas Beracun, Ini Langkah PT SMGP

PROSUMUT –  PT Sorik Marapi Geothermal Power (PT SMGP) terus menindak-lanjuti penyelesaian masalah yang timbul dari musibah yang terjadi pada 25 Januari 2021 sewaktu perusahaan melakukan uji coba pengoperasian salah satu sumur uap panas bumi dan memberikan kabar perkembangannya.

Sebagai tanggapan atas permintaan warga Desa Sibanggor Julu dalam musyawarah di Kantor Bupati Mandailing Natal, PT Sorik Marapi Geothermal Power (PT SMGP) telah melaksanakan pemasangan alat pendeteksi gas beracun H2S di sekitar kantor Kepala Desa, Selasa 2 Februari 2021 lalu.

BACA JUGA:  Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Borong 40 Penghargaan ENSIA 2026

Menyusul pemasangan tersebut, sosialisasinya juga sudah diadakan hari ini untuk menjelaskan kepada warga bagaimana cara kerjanya dan bagaimana menyikapinya jika dideteksi adanya gas beracun.

Berbagai unsur warga hadir, antara lain pemuka agama, tokoh pemuda, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Kapolsek dan jajarannya, Brimob, TNI Babinsa dan lainnya.

“Kegiatan ini adalah sebagai bentuk pengenalan mengenai gas beracun H2S dan bagaimana warga bisa menyikapinya sekiranya harus menghadapinya,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mandailing Natal Kasmir Nasution yang turut memfasilitasi sosialisasi tersebut.

BACA JUGA:  Sambut HUT ke 36, JNE Kolaborasi dengan Muklay

Saat ini sedang dilakukan pengukuran arah angin di beberapa lokasi wellpad untuk dapat menentukan titik pemasangan alat pendeteksi gas beracun.

“Selain itu, kami juga menjelaskan arah angin atau wind shock, titik kumpul, arah evakuasi serta batas aman termasuk tempat pertolongan pertama untuk warga sekitar juga ditentukan,” jelas Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Kabupaten Mandailing Natal Abdul Azis Nasution.

BACA JUGA:  Momentum Hari Pelanggan Nasional, PLN UPT Medan Tebar Manfaat Lewat Aksi Sosial untuk Masyarakat

Kemudian PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) menjelaskan bahwa perusahaan akan memasang 6 (enam) alat sensor di sekitar wilayah Desa Sibanggor Julu.

Dalam kesempatan ini dijelaskan pula tentang gas beracun H2S, proses masuk gas ke dalam tubuh manusia dan dampaknya, karakteristik, sumber-sumbernya dan pertolongan pertamanya.

Dilanjutkan juga dengan penjelasan mengenai sistem deteksi, sistem alarm dan bagaimana alarm diset. (*)

 

Editor        : Iqbal Hrp
Foto            : Istimewa

Konten Terkait

Pemerintah Pakpak Bharat Fasilitasi Pelatihan Professional English Training

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Jelang Hari Ozon Internasional, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Tanam Mangrove di Medan Labuhan

PGN Serahkan CSR ke Desa Silimalombu Samosir

TNI AL Selamatkan ABK KM Rizki Biliton yang Tenggelam

Editor Prosumut.com

JNE Perkuat Silaturahmi Bersama Jurnalis di Medan

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

TNI AL Selamatkan 27 ABK Sinar Mas di Natuna Utara

PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara