Prosumut
Ekonomi

Pasar Keuangan Kembali Dihantui Sentimen Negatif Eksternal

PROSUMUT – Sentimen pasar keuangan saat ini tengah memburuk, seiring dengan buruknya kinerja bursa di Amerika Serikat (AS). Sebelumnya, kinerja indeks bursa global dipicu oleh sikap optimis dimana ekonomi akan kembali dibuka (reopening) seiring meredanya jumlah pasien corona di banyak negara.

Namun, temuan baru terkait dengan munculnya corona setelah pelonggaran lockdown memicu kekhawatiran.

BACA JUGA:  Bukan Sekadar Mutu, PalmCo Mampu Pastikan Asal-usul CPO

“Pelaku pasar menerjemahkan bahwa reopening yang akan dilakukan AS masih akan menemui jalan panjang dan tidak akan segera dilakukan dalam waktu dekat. Ditambah lagi, mencuatnya kekhawatiran perang dagang baru, serta kemungkinan suku bunga acuan AS yang nantinya menjadi minus. Kondisi seperti ini sangat berpeluang memicu terjadinya tekanan pada pasar keuangan,” ujar pengamat ekonomi Sumut, Gunawan Benjamin, Rabu 13 Mei 2020.

BACA JUGA:  Marnia Hadir di Medan, 30 Persen Keuntungan untuk Anak Autis dan Kanker

Di sisi lain, tren perkembangan suku bunga acuan di AS yang bisa saja minus dapat menjadi kabar baik bagi mata uang Rupiah. Hanya saja, kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diyakini masih akan di bawah tekanan dan berpeluang bergerak di teritori negatif.

“Sejauh ini sentimen eksternal yang ada di pasar berpeluang memicu terjadinya tekanan besar pada pasar keuangan domestik,” ucapnya.

BACA JUGA:  Pemkab Langkat Terima PBB-P2 Hutama Karya Rp15,91 Miliar

Kata Gunawan, pada pagi ini IHSG kembali dibuka minus di level 4.573,04 dan sejauh ini masih terus tertekan dikisaran 4.525. Sementara itu, berbeda dengan mata uang rupiah, Rupiah justru menguat dikisaran 14.875 per US Dolar pada perdagangan di sesi pagi. (*)

 

Reporter : Rayyan Tarigan
Editor        : Iqbal Hrp
Foto            :

Konten Terkait

Pertamina EP Pangkalan Susu Bor Sumur Baru

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Pasokan Migor di Aceh, Mendag: Tingkatkan Kerjasama Pusat-Daerah 

Pasar Tradisional di Medan Akan Disertifikasi

Ridwan Syamsuri

“Trade War” AS-China Mereda, Rupiah Berpeluang Menguat

Val Vasco Venedict

BI Sebut Pertumbuhan Kredit pada Agustus 2024 Tetap Kuat

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Pertamina Sumbagut Optimalkan Distribusi BBM di Sumut

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara