Prosumut
Chinese businessman Yonghong Li poses with an AC Milan jersey with his name during a press conference to illustrate takeover of AC Milan soccer club by a Chinese consortium, in Milan, Italy, Friday, April 14, 2017. A new era began at AC Milan on Thursday after the sale of Italy's most successful club to a Chinese-led consortium ended Silvio Berlusconi's 31 years in charge. (AP Photo/Antonio Calanni)
Umum

Ulah Pengusaha Tiongkok, AC Milan Dicoret dari Liga Europa

PROSUMUT – Nasib buruk AS Milan di kompetisi Eropa musim depan tak lepas dari kesalahan pengusaha asal Tiongkok, Li Yonghong, yang mengakuisisi klub tersebut dari tangan Silvio Berlusconi pada 2016.

Li, lewat perusahaannya, Sino-Europe Sports, justru malah membenani AC Milan dengan utang yang besar. Akibatnya, AC Milan yang sudah melanggar aturan ‘Financial Fair Play’ di ujung kepemilikan Berlusconi malah semakin terpuruk.

BACA JUGA:  Polres Langkat Ungkap Sejumlah Kasus

Elliot Management, perusahaan yang mengakuisisi AC Milan dari Sino-Europe Sports, menyatakan pelanggaran FFP yang dilakukan Milan merupakan akibat dari salah urus klub oleh rezim Li. Milan pun menerima keputusan UEFA yang melarang klub tersebut tampil di Liga Europa 2019-2020, Jumat 28 Juni 2019.

Milan dianggap tak mampu menyeimbangkan neraca keuangan klub dan tak berhak main di Eropa.

BACA JUGA:  Polres Langkat Ungkap Sejumlah Kasus

“Kami menerima sanksi tidak boleh berkompetisi di Eropa selama satu musim karena pelanggaran aturan FFP dalam tiga periode, yakni 2014-2017 dan 2015-2018,” demikian pernyataan klub sebagaimana dikutip Football Italia.

“Pemegang saham saat ini membeli klub ini pada Juli 2018 dengan setumpuk kerugian yang dialami klub karena pemilik AC Milan sebelumnya gagal membayar utang. Kerugian dan pelanggaran aturan FFP adalah konsekuensi dari tindakan yang diambil pemilik klub sebelumnya. Klub harus menerima sanksi dan akan berusaha untuk kembali mematuhi peraturan. AC Milan tetap berkomitmen untuk mengembalikan klub ke tempat yang seharusnya di puncak sepak bola Eropa. Sanksi yang kami terima akan menjadi pemicu untuk berbenah.” (*)

BACA JUGA:  Polres Langkat Ungkap Sejumlah Kasus

Konten Terkait

Peduli Pasien Covid-19, Pertamina Gelar Donor Plasma Konvalesen

Editor Prosumut.com

DIB Kecam Perusak Citra Kuliner : Minangkabau Itu Islam

Suksesor Edy Rahmayadi Aktor Penting Pengaturan Skor, Simak Temuan Polisi

Val Vasco Venedict

Sinabung Kembali Meletus, Dilarang Beraktivitas 3 Km dari Puncak Gunung

Val Vasco Venedict

Madrid Tak Mau Sesumbar

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Warna Langit di Singapura ‘Membelah’ Dua, Fenomena Apa?

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara