Prosumut
Tekno

Dua Kreator Emoji asal Medan Kolaborasi di Ultah ke-8 LINE

PROSUMUT – LINE Corporation (“LINE”) akan merayakan hari ulang tahunnya yang ke delapan pada 23 Juni 2019. Sebagai apresiasi terhadap dukungan yang diberikan oleh pengguna selama 8 tahun ke belakang, LINE Indonesia berkolaborasi dengan kreator lokal Indonesia membagikan 40 emoji gratis yang dapat diunduh oleh pengguna aplikasi LINE.

Dalam siran pers yang diterima PROSUMUT, disebutkan ini adalah kolaborasi pertama LINE Indonesia dengan kreator lokal Milk & Mocha, Centilia, What The Monkey, dan Cymo The Fluff.

Melihat animo yang tinggi saat tahun lalu LINE memberikan stiker gratis, kali ini LINE akan membagikan emoji
gratis untuk pengguna setianya.

Emoji dipilih karena penggunaannya yang dapat langsung disisipkan ke dalam chat sehingga membuat chat lebih ekspresif. Frekuensi pengguna yang tinggi dalam menggunakan emoji di ruang percakapan mereka membuat LINE Indonesia akhirnya memilih untuk membagikan emoji gratis.

LINE Indonesia menggandeng 4 (empat) kreator lokal Indonesia untuk berkolaborasi yaitu Milk Mocha (Surabaya), What the Monkey (Medan), Cymo the Fluff (Malang), dan Centilian (Medan).

Keempat kreator tersebut pernah memenangkan MVP Program dan juga menduduki peringkat atas di LINE Creators Market.
Tiap-tiap kreator membuat 10 emoji dengan karakter sehari-hari yang dikemas secara seru dan menyenangkan.

Milk & Mocha
Milk & Mocha merupakan kreator lokal yang telah mendunia karena bisa merilis karyanya di Thailand dan
Taiwan pada tahun 2018 dengan menggunakan bahasa setempat. Karya Milk & Mocha mendapatkan sambutan yang hangat dan langsung menduduki peringkat 3 teratas serta telah dibuat untuk versi WEBTOON dan memenangkan challenge.

Centilia
Berasal dari Medan, Centilia merupakan karakter yang dibuat dan dikembangkan secara konsisten oleh kreatornya sejak awal. Karya ini juga berhasil memenangkan MVP, yakni program LINE Creators Market serta terpilih sebagai salah satu karya paling banyak terjual.

What The Monkey
What The Monkey menjadi salah satu karya yang paling banyak disukai oleh pengguna LINE karena terbukti selalu menduduki peringkat atas di LINE Creators Market. What The Monkey diciptakan oleh seorang kreator bernama Eddi yang sebelumnya merupakan seorang pekerja sablon. Saat ini, Eddi sukses menjadi seorang kreator lokal.

Cymo The Fluff
Cymo The Fluff merupakan karya asal kreator termuda di antara kreator lainnya yang bernama Vita. Ia menciptakan karyanya ini karena terinspirasi oleh kucing peliharaannya. Sama seperti karya-karya kreator lokal sebelumnya, karyanya ini mendapatkan sambutan yang hangat dari pengguna LINE. Di antara berbagai karya milik Vita, Cymo menduduki pencapaian yang tertinggi. (*)

Konten Terkait

Pemilik Ponsel Android & IOS Lawas, Siap-siap Ancaman ini!

Val Vasco Venedict

Diblokir di India, Tik-tok Kehilangan Rp 7 Miliar Sehari

Val Vasco Venedict

18 Tahun Bersama, Apple Akhirnya Berpisah dari iTunes

Val Vasco Venedict

LINE Indonesia Rilis LINE SPLITBILL, Fitur Hitung & Bagi Tagihan Pertama

Pro Sumut

Pendiri LINE Jungho Shin Dijadikan Co-CEO

Val Vasco Venedict

Sempat Tertunda, Samsung Galaxy Fold Diluncurkan September 2019

valdesz
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara