Prosumut
Kesehatan

Terkait Penanganan Covid-19, Sumut Masih Butuh 350 Tenaga Medis

PROSUMUT – Hingga kini, baru sekitar 50 persen atau 350 tenaga medis yang mendaftar dalam penanganan Covid-19 di Sumatera Utara (Sumut).

Padahal Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut membutuhkan sekitar 700 tenaga medis untuk ditempatkan di 11 rumah sakit rujukan Covid-19.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut, dr Aris Yudhariansyah menjelaskan tenaga medis yang sudah ready atau siap untuk bergerak dalam melayani pasien dengan indikasi Covid-19 ada sebanyak 72 tenaga kesehatan yang bertugas di Rumah Sakit (RS) GL Tobing PTPN II Tanjung Morawa, Deli Serdang dengan 39 kamar isolasi dan 2 ruang ICU.

BACA JUGA:  Penanganan TB Bagi Peserta JKN, Dinkes Medan: Perlu Kerja Sama Faskes dengan BPJS Kesehatan

“Selebihnya sedang dalam tahap pendataan oleh organisasi masing-masing, seperti IDI (Ikatan Dokter Indonesia), PDUI (Perhimpunan Dokter Umum Indonesia) dan beberapa organisasi medis lainnya,” katanya pada wartawan, Jumat 27 Maret 2020.

Lanjutnya, lebih dari 700 orang tenaga medis ini, disiapkan untuk 11 rumah sakit rujukan dengan 1.000 tempat tidur. Yakni RS Martha Friska I, Martha Friska II, RS Haji Medan, RS Sari Mutiara, Asrama Haji Medan, BPSDM Medan, Wisma Atlet, SPN Sampali Medan dan RS Siti Hajar Medan.

BACA JUGA:  Survei: Mayoritas Pasien Puas dengan Layanan RSUD Pirngadi Medan

Dijelaskan Aris, saat ini banyak ditemukan kasus penyakit yang menular melalui percikan ludah atau droplet ini, tersebar melalui orang yang kondisinya tidak seperti orang sakit.

“Makanya social distancing dan physical distancing dijaga. Sehingga penularan bisa dituntaskan,” jelas dia.

Saat ini, terangnya, Sumut melalui gugus tugas sudah menerima dan mempersiapkan sarana dan prasarana untuk merawat dan menerima pasien dalam pengawasan (PDP). Yaitu 2.115 set PAD yang akan didistribusikan ke RS di Sumut, termasuk yang merawat PDP.

BACA JUGA:  Penanganan TB Bagi Peserta JKN, Dinkes Medan: Perlu Kerja Sama Faskes dengan BPJS Kesehatan

“Hingga pukul 17.00 Wib, telah mengkonfirmasi data orang yang terpapar covid-19, 9 orang positif, 76 orang PDP dan ODP turun dari 3080, menjadi 2995 orang,” katanya.

Kondisi ODP ini, jelas Aris merupakan suatu kemajuan. Karena jumlanya berkurang sesuai dengan masa karantina dan isolasi yang dilakukan. (*)

Konten Terkait

Percepatan Penurunan Stunting, BKKBN Sumut Konsolidasi SDM Lini Lapangan

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Pentingnya Perawatan Fase Gigi Bercampur Pada Anak, Cegah Gigi Berlubang

Isoter Covid-19 Asrama Haji Medan Ditutup

Suspect Difteri, Anak 5 Tahun Asal Madina Dilarikan ke RSUP HAM

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Kepulauan Nias Belum Punya Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa

Pirngadi Medan Dinobatkan Jadi Rumah Sakit Sayang Ibu

Ridwan Syamsuri
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara