Prosumut
Umum

Sei Padang Meluap, Ribuan Rumah Warga di Tebingtinggi Tergenang

PROSUMUT – Tingginya curah hujan yang terjadi di daerah hulu sungai Sei Padang mengakibatkan aliran air Sei Padang meluap hingga membanjiri ribuan pemukiman warga dan jalan-jalan di Kota Tebingtinggi yang berada di sepanjang pinggiran aliran Sei Padang, Jumat dini hari 27 November 2020.

Pantauan di lapangan, banjir yang terjadi di Kota Tebingtinggi meliputi di 5 wilayah Kecamatan yang ada, khususnya pemukiman warga yang berada di pinggiran aliran sungai. Bahkan ketinggian air ada yang mencapai hingga 1 meter lebih, diantaranya di Kampung Semut Kelurahan Bandarutama Kota Tebingtinggi.

BACA JUGA:  Poin Penuh Melayang, Wasit Usir Kiper PSMS

Akibat banjir ini, tampak ribuan warga yang takut luapan air akan semakin tinggi berupaya untuk menyelamatkan barang-barang miliknya guna diungsikan ke rumah tetangga atau keluarga yang kediamannya tidak terkena banjir.

Sementara para pedagang kaki lima yang biasanya membuka lapak di seputaran Pasar Inpres, tepat dipinggir aliran Sei Padang tampak tidak ada yang berjualan akibat banjir ini.

BACA JUGA:  PT Sekoci Pasang Plang Penolakan di Kebun 358,17 Hektare, Tegaskan Sengketa Masih Berproses di PN Stabat

“Luapan air Sei Padang mulai memasuki pemukiman warga di sekitar Kelurahan Sri Padang, Kelurahan Badak Bejuang, Kelurahan Bandar Utama dan beberapa ruas Jalan yang ada disekitarnya sekitar pukul 01.30 WIB. Namun yang paling parah banjir setinggi 1 meter terjadi di daerah Lingkungan III Kampung Semut Kelurahan Bandar Utama,” jelas M Siregar, salah seorang warga Kampung Semut.

M Siregar juga mengungkapkan bahwa hampir setiap akhir tahun, banjir kiriman dari hulu sungai Sei Padang akan melanda pemukiman warga yang berada di pinggiran aliran sungai.

BACA JUGA:  PT Sekoci Pasang Plang Penolakan di Kebun 358,17 Hektare, Tegaskan Sengketa Masih Berproses di PN Stabat

“Sudah langganan bagi warga disini, bila intensitas hujan di hulu sungai tinggi hingga berhari-hari, kami terkena banjir dan terpaksa harus mengungsi,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada terpasang tenda pengungsian bagi warga, dan luapan air yang mengenangi rumah warga tampak belum juga surut. (*)

 

Reporter : Ronald Pasaribu
Editor        : Iqbal Hrp
Foto            : 

Konten Terkait

Sepekan Terakhir, Deli Serdang 19 Kali Gempa

Penumpang Penerbangan Domestik Turun 14 %

Val Vasco Venedict

Granat Asap Meledak di Monas, Ini Pesan Dandim 0201/BS

402 Calhaj Langkat Ikuti Manasik Terintegrasi

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Askot PSSI Medan Dilantik, Rindukan Masa Kejayaan PSMS

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Kapolres Asahan Ajak Lestarikan Budaya

Ridwan Syamsuri
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara