Prosumut
Hukum

Hari Ke-8 Ops Patuh Toba 2019, 2.952 Kendaraan Ditilang

PROSUMUT – Hasil Operasi Patuh Toba 2019 hari ke-8, Kamis 5 September, yang dilakukan jajaran Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumut sebanyak 2.952 kendaraan ditilang. Operasi ini berlangsung selama 14 hari hingga Sabtu 14 September mendatang.

“Hasil operasi hari ke-8, 2.952 kendaraan ditilang. Jumlah ini naik dibanding dengan operasi tahun 2018 sebanyak 2.790,” ujar Kepala Sub Bidang Penmas Humas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan, Jumat 6 September 2019.

Tak hanya jumlah tilang, sebut MP Nainggolan, kenaikan juga terjadi pada kendaraan yang melanggar diberikan teguran dengan persentase 45,61 persen. Artinya, pada 2019 ada 862 teguran sedangkan 2018 hanya 592 teguran.

BACA JUGA:  Legilatif Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD Langkat 2025

“Jika ditotal dalam operasi hari ke-8 ini, terdapat 3.814 kendaraan yang melanggar lalu lintas. Jumlah ini meningkat dibanding tahun 2018 pada hari yang sama sekitar 12,77 persen atau hanya terjadi 3.382 kendaraan yang melanggar,” sebut mantan Kapolres Nias Selatan ini.

Dijelaskan dia, dari 3.814 kendaraan yang melanggar tersebut didominasi sepeda motor sebanyak 2.330 unit. Jumlah itu mengalami peningkatan dibanding operasi tahun 2018 sebesar 13,60 persen, dengan sepeda motor yang terlibat pelanggaran 2.051 unit.

BACA JUGA:  Legilatif Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD Langkat 2025

Kemudian, mobil penumpang 312 unit yang melanggar. Namun, angka ini menurun dibanding operasi tahun sebelumnya sekitar 22 persen, dengan jumlah mobil penumpang yang melanggar 400 unit.

Selanjutnya, mobil barang 223 unit yang juga turun 15,53 persen dibanding tahun 2018 264 unit. Sedangkan, bus yang terlibat pelanggaran pada operasi hari kedelapan tahun ini jumlahnya naik 24,64 persen yaitu 86 unit dibanding tahun 2018 69 unit.

BACA JUGA:  Legilatif Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD Langkat 2025

“Untuk jumlah kasus kecelakaan, pada hari kedelapan terjadi 15 kasus dengan korban meninggal dunia 3 orang, 7 luka berat, 14 luka ringan dan kerugian materil Rp8,6 juta. Jika dibanding tahun 2018 hari yang sama cenderung naik, terjadi 7 kasus dengan korban meninggal dunia 4 orang , 2 luka berat, 6 luka ringan dan kerugian materil Rp18,8 juta,” tandasnya. (*)

Konten Terkait

Sebut Perdata, Kuasa Hukum Terdakwa Kasus Pengancaman Minta Bebas

Polisi yang Disiram Bensin dan Terbakar Meninggal Dunia

Ridwan Syamsuri

Elit BPN Pasang Badan, Siap Penjamin Urusan Hukum GNPF di Polda Sumut

Val Vasco Venedict

Kepergok Maksi di Kantin RSPAD, ini Deretan Sakit Kronis Setnov

Val Vasco Venedict

Pasutri Kompak Jual 700 Gram Sabu Kepada Polisi

Ridwan Syamsuri

Polda Banten Ungkap Pelaku Perampokan 6 kg Emas di Tangerang

PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara