Prosumut
Kesehatan

Data Covid-19 di Sumut Meningkat 109 Kasus Hari Ini

PROSUMUT – Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mencatat kasus konfirmasi positif Corona Virus Disease-2019 (Covid-19) per hari ini meningkat 109 kasus. Sehinhga totalnya sudah mencapai angka 5.264 kasus sebelumnya 5.155 kasus.

Hal ini diungkapkan Juru Bicara (Jubir) GTPP Covid-19 Provinsi Sumut Mayor Kes dr Whiko Irwan SpB, Rabu 12 Agustus 2020. Namun begitu, angka kesembuhan dari penderita Covid-19 masih didapati dalam jumlah yang membahagiakan.

“Hari ini ada 51 orang lagi yang dinyatakan sehat, sehingga totalnya sudah naik menjadi 2.188 orang,” katanya.

BACA JUGA:  Penanganan TB Bagi Peserta JKN, Dinkes Medan: Perlu Kerja Sama Faskes dengan BPJS Kesehatan

Bahkan pada pasien suspek juga kembali didapatkan penambahan sebanyak empat orang, dikatakan Whiko lagi angja suspek kini menjadi 550 orang.

“Pada pasien meninggal juga terjadi kenaikan dua kasus menjadi 232 orang,” bebernya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan dr Edwin Effendi menyebutkan, dengan terus meningkatnya kasus konfirmasi Covid-19 terutama di Kota Medan, dirinya menggambarkan bahwasanya virus corona saat ini telah merasa kasihan melihat manusia.

Sebab kata dia, manusia tidak mau perduli dan paham, bahkan tidak mau bekerjasama untuk memutus mata rantai penularannya.

“Manusia tidak paham, tidak perduli serta tidak mau bekerjasama. Sehingga tanpa disadari virus corona sudah kemana- mana,” ujarnya.

BACA JUGA:  Survei: Mayoritas Pasien Puas dengan Layanan RSUD Pirngadi Medan

Padahal kata Edwin, virus corona adalah makhluk yang sangat lemah. Karena hanya sekedar berbentuk mahkota yang tidak bertahan hidup lama. Selain itu, tambah dia, virus corona juga tidak memiliki kaki untuk bepergian dan tangan untuk menjangkau.

“Virus corona juga tidak punya rumah untuk tempat tinggal  dan hanya bisa hidup lama serta berkembang biak bila berada di dalam rongga paru-paru manusia,” terangnya.

Untuk itu, Edwin menyampaikan, bila kita berperilaku hidup bersih maka virus corona akan cepat mati. Sedangkan bila melakukan jaga jarak, virus ini tidak akan bisa berpindah.

BACA JUGA:  Survei: Mayoritas Pasien Puas dengan Layanan RSUD Pirngadi Medan

Selanjutnya sambung Edwin, bila rutin mengenakan masker, virus tersebut tidak akan bisa masuk sampai ke rongga paru dan tidak akan bisa berkembang biak sampai mematikannya. Tapi bila berkerumun, virus corona akan semakin cepat berpindah dan beredar.

“Maka patuhilah disiplin protokol kesehatan supaya aman, tetap sehat dan tidak menularkan kepada orang lain. Sayangi diri kita, keluarga dan semuanya,” pungkasnya. (*)

 

Reporter : Nastasia
Editor        : Iqbal Hrp
Foto            : 

Konten Terkait

Rakor Percepatan Penurunan Stunting Sumut, Butuh Kerja Keras Capai Target 14 Persen

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Terjaring Razia Masker, Warga Dihukum Nyapu Jalan

Editor Prosumut.com

Covid-19 di Sumut Capai 2.693 Orang

admin2@prosumut

Forwakes Sumut Pererat Sinergi dengan RSJ Prof Dr Muhammad Ildrem, Pentingnya Jaga Kesehatan Mental

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

PON 2024, 60 Rumah Sakit di Sumut Disiapkan

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

RSU Haji Medan Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Jalan Selama Libur Lebaran

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara