Prosumut
Umum

Anak Buahnya Banyak OTT, Mendagri & Menpan-RB ke KPK

PROSUMUT – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo dan Menteri Pemberdayaan Aparatur Megara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Syafruddin menyambangi Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (9/11). Diketahui keduanya hadir atas undangan KPK.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyatakan kehadiran dua menteri Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo itu untuk membahas penguatan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) bersama pimpinan dan Deputi Pencegahan KPK. Salah satu fokus yang dibahas, fenomena marak korupsi kepala daerah.

BACA JUGA:  Ustaz Koko Liem Ajak Jemaah Perbaiki Diri di Momen Tahun Baru Islam 1448 H

“Mendagri dan Menpan teragendakan hari ini menghadiri pembahasan tentang penguatan APIP bersama pimpinan dan bidang pencegahan,” kata Febri, Jumat (9/11).

Febri mengatakan bahwa pihaknya telah mengirimkan surat kepada dua kementerian itu terkait hasil identifikasi dari sejumlah kasus kepala daerah yang ditangani dan kajian oleh Deputi Pencegahan yang dilakukan terkait peran APIP dalam pencegahan korupsi.

BACA JUGA:  Bukan Khusus Wali Kota Medan, Anggaran Rp1,1 M Air Mineral untuk Agenda Resmi Selama Setahun

“Bahwa sangat urgen untuk merevitalisasi APIP, baik dari aspek struktur dan independensinya,” ujar dia.

Sementara itu, Mendagri Tjahjo Kumolo belum banyak memberikan keterangan saat tiba di gedung KPK. Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu hanya mengaku belum mengetahui apa yang akan dibahas bersama pimpinan lembaga antirasuah itu.

“Diundang ketua KPK, ya biar nanti ketua KPK yang menjelaskan,” kata Tjahjo.

Sepanjang tahun ini, setidaknya 26 kepala daerah yang diproses dan ditetapkan sebagai tersangka baik melalui operasi tangkap tangan (OTT) maupun penyelidikan. Sejak 2004 sampai November 2018, sekitar 100 kepala daerah telah menjadi pesakitan di KPK.

Terakhir, kasus suap Meikarta menyeret nama Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin. Bersama sejumlah jajarannya di Pemkab Bekasi, Neneng disangkakan menerima suap dalam proyek pembangunan Meikarta di Cikarang, Bekasi. (ed)

BACA JUGA:  Bukan Khusus Wali Kota Medan, Anggaran Rp1,1 M Air Mineral untuk Agenda Resmi Selama Setahun

Konten Terkait

Dr Rudi Sinaga: Irjen Pol Dadang Hartanto Pemimpin Smart dan Merakyat

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Tak Kunjung Diberangkatkan, Ratusan Imigran Berbagai Negara di Medan Turun Ke Jalan

Ini Dampak dari Banjir Bandang di Sungai Landak Bahorok

Editor Prosumut.com

Sambut Hari Jadi Ke-72 Polwan, Polres Tebingtinggi Gelar Baksos

admin2@prosumut

Tiga Kali Mangkir RDP, Komisi D DPRD Sumut Rekomendasikan Kepala BWS Sumatera-II Sumut Dicopot

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Info Terakhir, 77 Rumah Hanyut di Madina

Val Vasco Venedict
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara