Prosumut
Ekonomi

Indonesia Alami Defisit Neraca Dagang

PROSUMUT –  Gara-gara ekspor yang loyo dan impor yang melejit, Indonesia mengalami defisit neraca dagang. Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak berhenti mengungkapkan kekecewaannya terkait hal tersebut. Namun, kali ini Jokowi menegur Menteri BUMN Rini Soemarno dan Menteri ESDM Ignasius Jonan.
Pasalnya defisit cukup dalam terjadi di sektor migas.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, seperti diketahui, untuk menangani masalah neraca perdagangan ini harus merupakan kerja bersama dari seluruh kabinet dan beliau [Presiden Jokowi] tadi menyampaikan bahwa seluruh tim harus melihat secara detail komoditasnya, negara tujuannya.

BACA JUGA:  KKSU 2026, Perkuat Sinergi dan Dorong UMKM Naik Kelas

“Kita juga bisa formulasikan kebijakan yang lebih tepat mengenai hal tersebut,” ujar Sri Mulyani, Senin (8/7).

Dikatakannya, ekspor dan impor, memang mengalami pelemahan. Hal ini juga membawa dampak pelemahan pertumbuhan ekonomi juga.

BACA JUGA:  Bulog Sumut Kembali Jual Beras SPHP di Depan Gudang dan Kantor

“Sehingga membutuhkan perhatian dari seluruh Kementerian dan Lembaga untuk memacu perdagangan terutama ekspor dan untuk menjaga subtitusi impor tetap terbangun lah dalam hal ini,” katanya.

Bagaimana soal impor Migas?

“Ya, karena memang selama ini kalau kita lihat, sampai semester I kita lihat produksi dari lifting minyak dan gas kebetulan di bawah yang kita asumsikan awal, jadi dari sisi kuantitatif turun,” tutur Sri Mulyani.’

BACA JUGA:  Plt Bupati Tiorita Dukung Promosi UMKM Langkat

Ditambah, menurut Sri Mulyani, kurs dan harga minyak lebih rendah. “Jadi penerimaan kita dari sisi migas mengalami penurunan, namun kebutuhan di dalam negeri itu meningkat. Jadi memang harus dipikirkan strategi dari hulunya bagaimana sumur-sumur itu ditemukan yang baru,” pungkasnya.(*)

Konten Terkait

Pertamina Masih Operasikan Sebagian SPBU 24 Jam

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Setia Pakai Pertamax, Pengemudi Ojol: Mesin Lebih Awet

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

IHSG Pagi Ini Minus 0,34 Persen

Menuju B100, Tata Kelola Harus Jadi Prioritas

Kesiapan Swasembada Energi, Direktur Manajemen Risiko Pertamina Tinjau Sarfas di Medan

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

RI-Australia, Mendag Lutfi: Maksimalkan Implementasi Persetujuan IA-CEPA

PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara