Prosumut
Kriminal

Hina Nabi, Warga Simalungun Ini Diringkus Polisi

PROSUMUT – Gernal Lundu Nainggolan, warga Bandar Pulau Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun diringkus polisi. Bukan tanpa sebab, Gernal menghina Nabi Muhammad lewat akun facebooknya.

Warga setempat dan tokoh agama Islam langsung bereaksi keras. Bahkan, tidak terima dan kemudian melaporkan ke Polres Simalungun.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, sebelumnya tokoh agama serta masyarakat Islam Bandar Pulau Kecamatan Bandar langsung melakukan pertemuan setelah mendapat informasi terhadap ulah Gernal di Balai Harungguan Kantor Camat Bandar, Kamis 21 Mei 2020.

BACA JUGA:  Pekerjanya Tabrak Mobil Avanza, Pengusaha Truk Angkut Alat Berat Ogah Tanggung Jawab

Polisi yang mendapat kabar adanya pertemuan membahas kasus tersebut langsung ke lokasi guna mencegah hal-hal yang tak diinginkan.

“Personel Polres Simalungun langsung memediasi masalah tersebut yang turut dihadiri oleh unsur Muspika Kecamatan Bandar, Anggota DPRD Simalungun serta tokoh pemuda dan ormas Islam setempat. Dalam Mediasi itu, telah diambil kesimpulan bahwa permasalahan penistaan agama Islam yang dilakukan oleh Gernal Lundu Nainggolan akan tetap melalui jalur hukum,” jelas Tatan, Jumat 22 Mei 2020.

BACA JUGA:  Pekerjanya Tabrak Mobil Avanza, Pengusaha Truk Angkut Alat Berat Ogah Tanggung Jawab

Disebutkan dia, pihak tokoh agama Islam yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Anti Penistaan Agama Islam Kabupaten Simalungun telah menyerahkan laporan pengaduannya ke Polsek Perdagangan dan selanjutnya berangkat ke Polres Simalungun untuk meneruskan laporan tersebut.

Saat ini laporan sudah diterima, Gernal Lundu Nainggolan dibawa dan diamankan ke Polres Simalungun untuk dilakukan pemeriksaan atas laporan dugaan penistaan agama yg di lakukan di media sosial.

Tatan menambahkan, penistaan agama yang dilakukan Gernal dengan memposting lewat akun facebooknya menghina Nabi Muhammad sebagai tukang Sodomi. Selain itu, menghina juga Habib Bahar sebagai ustad sampah tikus.

BACA JUGA:  Pekerjanya Tabrak Mobil Avanza, Pengusaha Truk Angkut Alat Berat Ogah Tanggung Jawab

“Kami berharap agar masyarakat lebih pintar lagi dalam menggunakan media sosial. Jangan jadikan media sosial sebagai boomerang bagi diri kita yang dapat merugikan kita dan merusak situasi kamtibmas menjelang Idul Fitri 1441 H,” tandasnya. (*)

 

Reporter : Rayyan Tarigan
Editor        : Iqbal Hrp
Foto            :

Konten Terkait

Kasus Suap Bupati Pakpak Bharat, Saksi Akui Remigo Minta Uang KW dari Tiga Proyek

Ridwan Syamsuri

Polisi Tangkap Pelaku Penjualan Bayi di Asia Mega Mas

Editor Prosumut.com

Polisi Cari Keberadaan Ponsel Hakim PN Medan

Maling Gondol Laptop Kantor Lurah Rambung Tebingtinggi

admin2@prosumut

TKI Diduga Pembunuh Saudara Tiri Kim Jong Nam Bebas, Mahathir: Tak Ada Lobi-lobi

Val Vasco Venedict

Pelaku Curanmor Keok Ditembak Polsek Medan Barat

PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara