Prosumut
Pendidikan

Disdik Batubara Gelar Uji Kompetensi Guru

PROSUMUT – Bupati Batubara H Zahir menegaskan bahwa uji kompetensi guru (UKG) sangat penting bagi tenaga pendidik maupun lembaga dalam meningkatkan mutu agar tercapainya tujuan pendidikan itu sendiri, baik tingkat kabupaten, provinsi maupun Nasional.

Berititk tolak dari hal itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Batubara, Ilyas Sitorus menindaklanjutinya dengan melakukan UKG di halaman UPTD SMPN 1 Limapuluh, Sabtu 4 Juli 2020.

Ilyas mengakui sejak direncanakan, kegiatan tersebut masih menuai perdebatan, termasuk tenaga pendidik sendiri. Pertanyaannya apakah manfaat yang didapat guru setelah mengikuti program ini.

Dikatakan Ilyas bahwa sebelumnya, pada 2016 lalu Bupati mengingatkan kepada tenaga pendidik yang belum memiliki gelar S1/D-IV diberi kesempatan untuk menyelesaikan pendidikannya sampai akhir Desember 2020.

BACA JUGA:  PTPN IV Regional 2 Salurkan Beasiswa bagi 44 Pelajar Berprestasi dan Kurang Mampu di Simalungun

“Semua profesi harus jelas kompetensinya. Apalagi sekarang bukan hanya guru, wartawan juga diuji kompetensinya,” ujar mantan Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprov Sumut yang akrab disapa Ncekli ini.

Selain itu, UKG merupakan langkah awal bagi para guru untuk menuju sertifikasi sekaligus mendata dan merapikan administrasi tenaga pendidikan terutama guru Non PNS. Namun memang pengeluaran anggaran negara belum berbanding lurus dengan kontribusi yang diberikan.

BACA JUGA:  Amril Inginkan Penguatan Pendidikan

“Manfaat uji kompetensi guru, selain bagi para tenaga pendidik, juga dapat dimanfaatkan oleh Dinas Pendidikan untuk perencanaan kegiatan peningkatan kemampuan guru-guru kita atau lembaga lainnya,” kata Ncekli.

Sementara untuk jumlah peserta UKG tersebut disampaikan Ncekli sebanyak 1.226 orang dari jenjang UPTD Negeri TK, SD dan SMP se-Kabupaten Batubara dengan menggunakan 61 ruang uji di tiga lokasi yaitu SMPN 1 Airputih, SMPN 1 Limapuluh dan SMPN 3 Airputih.

Bekerjasama dengan Lembaga Psikologi Pendidikan Fhilantropi Medan dibantu dengan melibatkan pejabat di lingkungan Disdik Batubara termasuk pengawas Dikdas sekolah tempat penyelenggara ujian.

BACA JUGA:  Amril Inginkan Penguatan Pendidikan

Ncekli pun berpesan agar para guru di Batubara bisa hebat dan menjadi teladan dengan lima indikator. Yakni kualitas diri, integritas moral, kedalaman ilmu, keterampilan (mendayagunakan metode dan media, dan komitmen.

“Profesi guru itu sangat mulia dan menentukan masa depan bangsa, bahkan turut mempengaruhi seseorang kelak masuk surga atau neraka,” pungkas Ncekli yang juga belajar di Program Pasca Sarjana Manajemen Pendidikan Unimed ini. (*)

 

Reporter : Rahman
Editor        : Iqbal Hrp
Foto            : 

Konten Terkait

Minat Baca Masyarakat Indonesia Masih Rendah, Hanya Satu dari Seribu Orang

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Dosen USU Olah Limbah Kulit Jeruk Jadi Bahan Baku Body Scrub dan Eco-enzyme

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Lahan Sempit, SDN 060959 Harus Dibangun Lantai 2

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Buntut Cerpen LGBT, Biro Mahasiswa Ambil Alih Persma USU

Val Vasco Venedict

Lindungi Hasil Karya Inovasi, Sofyan Tan Dorong Akademisi dan UMKM Daftarkan Hak Kekayaan Intelektual

Rakor Upaya Revitalisasi Bahasa Daerah di Sumut, Implementasi Perda Nomor 8/2017

PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara