PROSUMUT – Bedah rumah dikelola Pemkab Langkat bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), bagian upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kolaborasi antara Pemkab Langkat, Baznas, dan seluruh elemen masyarakat harus diperkuat agar program-program sosial menyentuh kebutuhan masyarakat senantiasa berjalan.
Demikian disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Langkat, Tiorita Br Surbakti, saat penyerahan kunci rumah layak huni kepada Abdul Jalil, warga Desa Pematang Serai, Kecamatan Tanjung Pura, Jumat (10/7/2026).
“Melalui kolaborasi dan sinergi, kami akan terus berupaya memajukan Kabupaten Langkat menjadi lebih baik dan terus hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Tiorita.
Tiorita berharap bantuan rumah layak huni, memberikan kenyamanan serta meningkatkan kualitas hidup. “Semoga bantuan rumah layak huni ini membawa keberkahan dan memberikan kehidupan yang lebih nyaman bagi pak Abdul Jalil dan keluarga,” kata Tiorita.
Sedangkan aspirasi masyarakat mengenai kondisi jalan dan Puskesmas Pembantu di Desa Pematang Serai, Tiorita menyatakan pemerintah akan menindaklanjuti sesuai kemampuan dan skala prioritas pembangunan daerah.
“Kami tidak ingin sekadar menjanjikan, tetapi yang pasti kami akan terus bergerak dan berbuat demi kebaikan Kabupaten Langkat ke depan. Setiap aspirasi masyarakat akan menjadi perhatian kami untuk ditindaklanjuti sesuai kemampuan pemerintah daerah,” tegas Tiorita.
Sepeti diketahui, rumah Abdul Jalil sebelumnya termasuk kategori Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan telah direnovasi menjadi rumah layak huni dengan total bantuan Rp26 juta. Program bedah rumah, bersumber dari dana infak dan zakat Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Langkat dihimpun melalui Baznas.
Ketua Baznas Kabupaten Langkat, Thantawi Jauhari, melaporkan hingga Juli 2026, Baznas telah merealisasikan pembangunan dan renovasi tujuh unit rumah layak huni di berbagai wilayah Kabupaten Langkat. Namun disebutkan pula, masih terdapat banyak laporan rumah tidak layak huni membutuhkan perhatian dan tindak lanjut.
“Kami terus membuka akses kepada masyarakat untuk melaporkan rumah tidak layak huni kepada Baznas. Program ini menjadi salah satu prioritas kami dan sejalan dengan visi dan misi Bupati Langkat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” sebut Thantawi.
Baznas Langkat pada kesempatan itu salurkan berbagai bantuan sosial lainnya, yakni bantuan material bangunan senilai Rp6,5 juta untuk pembangunan masjid di Desa Teluk Bakung, dua unit alat bantu berupa tongkat dan walker bagi penyandang disabilitas, serta 15 paket sembako bagi masyarakat.
Kepala Desa Pematang Serai, Sugimin, mewakili masyarakat mengapresiasi perhatian Pemkab Langkat dan Baznas yang hadir membantu warga.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Langkat, telah hadir dan membantu masyarakat Desa Pematang Serai. Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami,” ungkap Sugimin seraya akui masyarakat Desa Pematang Serai dan Pulau Banyak, menginginkan perbaikan Pustu.
“Kami berharap, Plt Bupati Langkat dapat membantu perbaikan Puskesmas Pembantu (Pustu) di desa kami agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal,” harap Kades. (*)
Editor : Jie

