Prosumut
Lingkungan

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Jadi Pionir Probiotik MOL

PROSUMUT – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui Terminal BBM Lhokseumawe tegaskan komitmennya dalam pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.

Komitmen ini salah satunya dibuktikan melalui pelaksanaan program Gampong Berdikari yang bertempat di Gampong Padang Sakti, Muara Satu. Melalui program ini, Pertamina perkuat adaptasi perubahan iklim petambak udang di Lhokseumawe.

Dalam pelaksanaan program Gampong Berdikari, Pertamina diantaranya melaksanakan pelatihan pembuatan Probiotik Mikroorganisme Lokal (MOL).

Pelatihan ini merupakan bagian dari strategi penguatan kapasitas petambak udang dalam menghadapi dampak perubahan iklim yang semakin memengaruhi keberlanjutan budidaya udang (vaname).

Perubahan pola cuaca yang memicu fluktuasi suhu, salinitas, dan pH air tambak meningkatkan risiko stres, serangan penyakit, hingga kematian udang yang berdampak pada penurunan produktivitas dan pendapatan petambak.

Pjs Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Silvani Maiyestuhariani mengatakan melalui pelatihan ini, petambak dibekali keterampilan mengolah limbah buah pasar menjadi probiotik MOL alami yang berfungsi sebagai immunostimulan untuk meningkatkan daya tahan udang terhadap perubahan kualitas lingkungan perairan.

“Probiotik MOL merupakan inovasi pertama di Kota Lhokseumawe yang mengoptimalkan limbah buah pasar dan diformulasikan dengan daun murbei sebagai bahan tambahan alami,” jelas Silvani dalam keterangan tertulisnya, Minggu 23 Agustus 2026.

Dia menambahkan program ini sekaligus menerapkan prinsip ekonomi sirkular dengan mengubah limbah organik pasar yang sebelumnya berpotensi menjadi sumber pencemaran menjadi produk bernilai tambah yang mendukung keberlanjutan budidaya perikanan.

“Program ini juga mendukung salah satu program unggulan Pemerintah Kota Lhokseumawe yaitu “Broh Jeut Ke Peng” (sampah jadi uang)”.

Lewat pelatihan pembuatan probiotik MOL diharapkan dapat meningkatkan kapasitas masyarakat dan mampu mendorong petambak untuk memproduksi probiotik secara mandiri, sehingga ketergantungan terhadap produk komersial dapat berkurang.

Penggunaan probiotik alami ini juga diharapkan menjaga kualitas air tambak, meningkatkan kesehatan udang, serta menekan risiko gagal panen akibat penyakit yang dipicu perubahan kondisi lingkungan,” pungkas Silvani.

Melalui Program TJSL Gampong Berdikari, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui Terminal BBM Lhokseumawe terus mendorong lahirnya inovasi berbasis potensi lokal yang mampu menjawab tantangan perubahan iklim sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Program ini berkontribusi terhadap pencapaian SDGs 1 Tanpa Kemiskinan, SDGs 2 Tanpa Kelaparan, SDGs 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDGs 12 Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDGs 13 Penanganan Perubahan Iklim, dan SDGs 14 Ekosistem Laut melalui penguatan ekonomi sirkular, peningkatan ketahanan budidaya perikanan, serta pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.

Ke depan, perusahaan berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai inisiatif sosial yang memberikan dampak positif dan berkelanjutan di wilayah operasionalnya. (*)

Reporter: Nastasia

Editor: M Idris

Konten Terkait

Alfamidi Tanam Puluhan Pohon di Hutan Kota BWS II Sumut

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Langkat Ingin Percepatan Rehabilitasi Mangrove

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Pemkab Langkat-FMKBB-Satgas PRR Bahas Bantuan

Pertamina Patra Niaga IT Teluk Kabung Transplantasi Terumbu Karang di Pulau Pasumpahan

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Medan Diwacanakan Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Berkunjung ke Orang Utan Haven, Sofyan Tan Minta Pemkab Deli Serdang Gali Potensi Wisata hingga Lingkungan

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara