Prosumut
Juru Bicara Fraksi PAN-Perindo DPRD Medan, T Bahrumsyah.
Politik

Fraksi PAN-Perindo DPRD Medan Dorong Reformasi Puskesmas

PROSUMUT – Fraksi PAN-Perindo DPRD Medan mendorong reformasi sistem pelayanan kesehatan, khususnya di tingkat puskesmas, dalam pembahasan Ranperda perubahan Perda Nomor 4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan. Pandangan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Medan di Gedung DPRD Medan, Senin 6 April 2026.

Rapat dipimpin Ketua DPRD Medan Wong Cun Sen didampingi Wakil Ketua DPRD Medan Rajudin Sagala, Zulkarnaen, dan Hadi Suhendra serta para anggota DPRD lainnya.

Turut hadir, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Medan.

Pandangan Fraksi PAN-Perindo DPRD Medan disampaikan oleh juru bicara, T Bahrumsyah dalam agenda jawaban fraksi terhadap tanggapan kepala daerah.

Disampaikannya, Fraksi PAN-Perindo menekankan pentingnya perubahan paradigma pelayanan puskesmas dari yang selama ini berfokus pada pengobatan (kuratif) menjadi promotif dan preventif.

“Puskesmas harus lebih mengutamakan upaya pencegahan dan edukasi kesehatan kepada masyarakat, bukan hanya menunggu pasien datang berobat,” ujarnya.

Selain itu, fraksi menilai penghapusan ketentuan mandatory spending anggaran kesehatan sebesar 10 persen memberikan ruang bagi pemerintah daerah untuk menyusun anggaran yang lebih fleksibel berbasis kebutuhan masyarakat.

Fraksi PAN-Perindo juga mendorong agar seluruh puskesmas di Medan berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Hal ini agar lebih fleksibel dalam pengelolaan keuangan dan peningkatan pelayanan.

Tak hanya itu, fraksi meminta evaluasi terhadap tarif retribusi pelayanan kesehatan agar tetap sesuai dengan kondisi ekonomi masyarakat.

Sorotan tajam juga diarahkan pada RSUD Bachtiar Djafar yang dinilai belum optimal dalam memberikan pelayanan.
Fraksi mengungkapkan bahwa dari sekitar 100 tempat tidur yang tersedia, baru 10 hingga 20 persen yang dapat dimanfaatkan akibat kekurangan dokter spesialis.

“Kondisi ini sangat memprihatinkan, sehingga perlu langkah konkret, termasuk pemberian insentif tambahan untuk menarik dokter spesialis,” tegasnya.

Di akhir pandangannya, Fraksi PAN-Perindo DPRD menyatakan setuju agar Ranperda perubahan sistem kesehatan tersebut dilanjutkan pembahasannya ke tahap berikutnya. (*)

Editor: M Idris

Konten Terkait

Mantan Koruptor Makin Dipersulit Ikut Pilkada

valdesz

Komunitas Ustaz di Simalungun Inginkan Pemberdayaan Ekonomi Islam ala Ganjar

Trendi: Kampung Tempel Akan Dijadikan Lokasi Kuliner

Editor Prosumut.com

Komisi III DPRD Medan Gelar RDP Terkait Ketersediaan Bahan Pokok Selama Ramadan dan Idul Fitri

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Camat Tak Hadir, Komisi I DPRD Medan Jadwal Ulang RDP Terkait Viral Aksi Joget di MTQ

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Anggota DPRD Medan Apresiasi 100 Hari Kinerja Kapolrestabes

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara