Prosumut
Pemerintahan

Akhyar Minta OPD Cegah Tindak Korupsi Lewat MCP

PROSUMUT – Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi berharap seluruh organisasi pimpinan daerah (OPD) di lingkungan Pemko Medan dapat menjaga amanah tugas yang diemban terutama dalam menjaga dan mengelola aset-aset daerah yang ada.

Terlebih, pengelolaan aset merupakan sesuatu hal yang kerap rentan dan rawan menjadi celah terjadinya tindak pidana korupsi.

Harapan ini disampaikan Plt Wali Kota ketika menerima kunjungan Satuan Tugas Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Satgas Korsupgah) KPK Wilayah 1 Sumbagut di Balai Kota Medan, Kamis 4 Februari 2021.

Tujuan kedatangan satgas KPK yang dipimpin Kasatgas Korsupgah KPK Wilayah 1 Sumbagut Maruli Tua Manurung beserta tim guna melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) terkait realisasi program Monitoring Center for Prevention (MFP) oleh KPK RI.

BACA JUGA:  Meriahkan HUT ke-81 RI, Pemprov Sumut Ajak Warga Kibarkan Merah Putih Mulai 1 Agustus

“Memberikan yang terbaik untuk Kota Medan harus menjadi keinginan dan tekad kita bersama. Dengan program ini, harapan kita adalah memutus rantai dan mencegah terjadinya kembali tindak pidana korupsi dari segala sisi terutama dalam managemen aset daerah,” kata Akhyar di hadapan sejumlah pimpinan OPD yang hadir.

Untuk itu, Akhyar pun minta dukungan dari Satgas Korsupgah KPK guna melakukan pendampingan terhadap Pemko Medan.

“Perlu ada warning dari lembaga yang berwenang sehingga setiap tugas dan tanggungjawab yang dilakukan berjalan sesuai aturan. Tugas adalah amanah, semoga semua menjadikan Medan yang lebih baik,” harapnya.

BACA JUGA:  Legilatif Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD Langkat 2025

Sementara itu, Kasatgas Korsupgah KPK Wilayah 1 Sumbagut Maruli Tua Manurung mengungkapkan pentingnya penilaian MCP bagi pemerintah daerah.

Terlebih, Kota Medan adalah kota terbesar ketiga di Indonesia. Oleh karenanya, Maruli berharap presentase capaian MCP Pemko Medan dapat lebih ditingkatkan melalui kinerja OPD.

“Mencapai nilai MCP yang baik bukan tidak mungkin, apalagi untuk Kota Medan yang merupakan kota besar ketiga di Indonesia. MCP ini juga menjadi bentuk keseriusan kita dalam bekerja untuk terus berbenah dan menjalankan setiap tugas dengan dan sesuai aturan,” ungkap Maruli.

BACA JUGA:  MABMI Perkuat Marwah Melayu dan Persatuan Masyarakat Langkat

Diungkapkan Maruli, kehadiran MCP bertujuan untuk membangun suatu kerangka kerja untuk memahami elemen tugas yang beresiko korupsi. Dengan tujuan, OPD mendapat gambaran strategis dan prioritas rekomendasi yang akan menjadi arahan bagi upaya pencegahan rasuah (korupsi).

“Adapun fokus MCP mencakup pada pencapaian program perencanaan dan penganggaran APBD, Barang Jasa dan Layanan Terpadu Satu Pintu. Lalu, penguatan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), managemen ASN, optimalisasi pajak daerah, managemen aset daerah dan tata kelola dana desa. (*)

Reporter : Nastasia
Editor        : Iqbal Hrp
Foto            : 

Konten Terkait

Wakil Wali Kota Medan Harapkan Warga Tercover BPJS Kesehatan

Editor Prosumut.com

Pemkab Langkat dan USU MoU Bangun Pariwisata

Pertamina Laporkan Setoran PBBKB Rp1,9 T di Sumbagut

Editor Prosumut.com

Pemko Medan Terima Hibah 3 BMN Infrastruktur Jalan

Komitmen Terapkan UHC, Tugas Awal Afandin Pimpin Langkat

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Lewat 30 Hari, SK Pimpinan DPRD Binjai Belum Dikirim

PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara