Prosumut
Umum

Prediksi Pertandingan Red Bull Salzburg vs Maccabi Tel Aviv

PROSUMUT– Red Bull Arena akan menjadi tuan rumah kualifikasi Liga Champions antara Salzburg dan Maccabi Tel Aviv. Red Bulls melakukannya dengan baik untuk memenangkan leg pertama (2-1), dan sebagai hasilnya, mereka berada di ambang pemesanan tempat mereka di fase grup Liga Champions untuk kedua kalinya dalam sejarah klub, Pertandingan ini akan dimainkan pada Kamis dinihari (01/10/2020) pukul 02:00 wib

Juara Austria melakukannya dengan baik untuk mematahkan “mantra fase grup” musim lalu, dan, tidak diragukan lagi, mereka menuju ke penentuan tanpa tekanan kali ini.

Maccabi Tel Aviv, di sisi lain, gagal tampil impresif di leg pertama. Juara Israel tidak punya pilihan lain selain berusaha keras di Salzburg, yang berarti tuan rumah akan memiliki peluang untuk mencetak gol saat istirahat. Mengingat Maccabi tidak dianggap sebagai pelancong yang baik, apa pun kecuali kemenangan kandang rutin akan menjadi kejutan besar.

BACA JUGA:  Hadapi Transformasi Digital, ASN Harus Adaptif

Lahir di Serbia pada 26 September 1987, Zlatko Junuzovic pindah ke Austria pada usia lima tahun dan akhirnya memutuskan untuk mewakili negara angkatnya di tingkat internasional. Gelandang tengah membuat namanya terkenal bermain untuk Grazer AK, Austria Karnten dan Austria Wien, tetapi kepindahan ke Werder Bremen yang membuatnya mendapatkan pengakuan dunia.

Sejak 2012, Junuzovic menjadi salah satu gelandang terkemuka Bundesliga, mencetak sejumlah gol dari bola mati dan menghasilkan banyak assist untuk rekan satu timnya, dan sungguh mengherankan bagaimana dia belum bergabung dengan klub yang lebih besar.

BACA JUGA:  Desa Sekoci Pilot Project Kampung Rescue Langkat

Mampu beroperasi sebagai gelandang bertahan, tetapi jauh lebih berbahaya sebagai gelandang serang, Junuzovic telah menjadi pemain kunci untuk Austria selama beberapa tahun sekarang dan dia dalam kondisi yang baik saat Das Team mengamankan tempat mereka di putaran final Euro 2016.

Gelandang berperingkat tinggi ini telah menjadi anggota tim nasional selama lebih dari sepuluh tahun dan kemungkinan besar dia tidak akan pensiun dalam waktu dekat.

Maccabi Tel Aviv adalah klub tertua dan mungkin klub terbesar di Israel. Klub ini didirikan pada tahun 1906 dan mereka telah memainkan peran penting di Liga Israel sejak saat itu.

Pada 2015 Maccabi memenangkan trofi ke-21 mereka di kejuaraan nasional dan di musim yang sama mereka merebut gelar Piala Israel ke-23.

BACA JUGA:  Dewan Pers akan Kumpulkan Seluruh Konstituen, Bahas Penyelenggaraan HPN

Saingan terkuat klub adalah Hapoel Tel-Aviv dan mereka menyambut lawan mereka di Stadion Netanya. Kapasitas tempat tersebut adalah 13.610. Orang-orang seperti Beitar Jerusalem Hapoel Be’er Sheva dan Maccabi Haifa juga dianggap sebagai saingan berat Maccabi Tel Aviv.

Pada tahun 1969 klub memenangkan Liga Champions AFC dan mereka mengulangi kesuksesan tersebut dua tahun kemudian, mengalahkan Aliyat Al-Shorta di final.

Orang-orang seperti Jordi Cruyff, Paulo Sousa, Rade Prica, Moanes Dabour dan Vincent Enyeama adalah pesepakbola terkenal yang pernah menjadi bagian dari tim di masa lalu. Warna perlengkapan rumah Maccabi adalah kuning dan biru.(red)

Konten Terkait

Gletser Everest Mencair, Jasad Pendaki Bermunculan

Val Vasco Venedict

Kemas Ahmad Yani Jadi Dirlantas Polda Sumut

Warga Pangkalansusu Tolak Kapal Hongkong Masuk

admin2@prosumut

‘Sidak’ Warkop Jurnalis, Kapolda Sumut Buka Bersama Wartawan

Ridwan Syamsuri

Sejumlah Ruas Jalan di Medan Dialihkan

Val Vasco Venedict

Tiga Mobil Nakes RSUP HAM Tertimpa Pohon Tumbang

PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara