Prosumut
Ekonomi

Wow… Ditaksir Punya Aset Rp 19,6 T, Ini Sosok Pria Batak Di Daftar Orang Terkaya Versi Forbes

PROSUMUT – Nama Donald Sihombing secara mengejutkan masuk dalam daftar 21 orang terkaya di Indonesia versi Majalah Forbes.

Forbes menaksir kekayaan Donald mencapai US$ 1,4 miliar atau Rp 19,6 triliun. Donald merupakan pemegang saham terbesar PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS).

Donald sebenarnya pernah dipecat dari perusahaan ini, lalu ia kembali merintis perusahaan tersebut pada Oktober 1996.

Setahun setelah dipecat dari PT Totalindo Eka Persada. Proyek pertama yang digarap yaitu Mal Taman Anggrek milik Grup Mulia. Proyek ini memiliki konsep superblok terbesar di Asia Tenggara.

Sejak berdiri, perusahaan Donald menggarap banyak proyek di antaranya Hotel Mulia Senayan, Hotel Four Seasons Kuningan, Roxy Square, Kalibata City, Basura City Tower, dan Grand Indonesia West Mall.

Nah yang fenomenal adalah ketika Totalindo terlibat dalam pembangunan perumahan murah yang dicanangkan Pemrov DKI Jakarta.

BACA JUGA:  Lagi, Pertamina Patra Niaga Terbangkan LPG untuk Masyarakat Aceh

Totalindo merupakan perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia pada 16 Januari 2017. Saat ini nilai kapitalisasi pasar Totalindo mencapai Rp 25 triliun.

Dari 21 orang terkaya di Indonesia versi Forbes yang dirilis 2019, nama Donald dalam daftar menempati posisi 14 orang terkaya di Indonesia dan melewati sejumlah nama seperti Djoko Susanto dan Ciputra

majalah Amerika Serikat (AS) tersebut kembali merilis daftar terbaru jajaran orang terkaya di seluruh dunia atau Forbes World’s Billionaires 2019.

Dimana sebanyak 21 orang taipan asal Indonesia masuk dalam jajaran orang terkaya versi Forbes di 2019.

Dalam edisi terbarunya, Forbes menyematkan Hartono bersaudara masih menjadi ‘crazy rich’ nomor 1 di Indonesia, dengan total kekayaan US$37,1 miliar atau setara Rp 519,4 triliun (kurs Rp 14.000/US$).

BACA JUGA:  LPS Jamin Dana Nasabah Korban Bencana di Tiga Provinsi Aman

Kekayaan Budi Hartono mencapai US$18,6 miliar, sementara saudara kandungnya Michael Hartono mencapai US$$18,5 miliar. Keduanya menempati peringkat 54 dan 56 dalam daftar orang terkaya versi Forbes.

Posisi selanjutnya, ditempati oleh Sri Prakash Lohia. Pendiri Indorama Corporation, perusahaan petrokimia dan tektsil, itu memiliki kekayaan mencapai US$7,3 miliar.

Kemudian, ada nama bos Mayapada Dato’ Sri Tahir yang menjadi orang terkaya ke-4 di bumi pertiwi dengan total kekayaan mencapai US$4,5 miliar. Tahir berada di peringkat 424 daftar orang terkaya Forbes.

Di urutan kelima deretan orang terkaya versi Forbes, ada nama Chairul Tanjung yang memiliki kekayaan senilai US$3,7 miliar. CT, sapaan akrabnya, berada di peringkat 568. (*)

Berikut 21 orang terkaya di Indonesia versi Forbes sesuai peringkat.

BACA JUGA:  LPS Jamin Dana Nasabah Korban Bencana di Tiga Provinsi Aman

1. Budi Hartono, US$18,6 miliar
2. Michael Hartono, US$18,5 miliar
3. Sri Prakash Lohia, US$7,3 miliar
4. Tahir Family, US$4,5 miliar
5. Chairul Tanjung, US$3,7 miliar
6. Prajogo Pangestu, US$3,5 miliar
7. Low Tuck Kwong, US$2,4 miliar
8. Mochtar Riady & Family, US$2,3 miliar
9. Theodore Rachmat & Family, US$1,7 miliar
10. Martua Sitorus, US$1,7 miliar
11. Peter Sondakh, US$1,7 miliar
12. Alexander Tedja, US$1,6 miliar
13. Murdaya Poo, US$1,4 miliar
14. Donald Sihombing, US$1,4 miliar
15. Eddy Kusnaidi Sariaatmadja, US$1,3 miliar
16. Djoko Susanto, US$1,3 miliar
17. Sukanto Tanoto, US$1,3 miliar
18. Ciputra & Family, US$1,1 miliar
19. Harjo Sutanto, US$1,1 miliar
20. Hary Tanoesoedibjo, US$1,1 miliar
21. Soegiarto Adikoesoemo, US$1 miliar

Konten Terkait

Sektor Jasa Keuangan Sumut Tetap Tangguh di Tengah Bencana dan Tekanan Ekonomi

Editor prosumut.com

Kolaborasi Telkomsel dan Google, Hadirkan Bundling Play Pass Data Package Pertama di Asia Tenggara

Editor prosumut.com

Penguatan Jaringan di Sumut, Tri Dorong Aktivitas Digital Masyarakat Lokal

Editor prosumut.com

Neraca Dagang, Pasar Keuangan Bergerak di Zona Hijau

admin2@prosumut

Jaga Stabilitas, 27.600 Ton Beras Disalurkan Bulog Sumut Hingga September 2022

Editor prosumut.com

Sumut Alami Deflasi Cukup Dalam Secara Bulanan pada Juli 2024, Dua Komoditas Ini Jadi Penyumbang Terbesar

Editor prosumut.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara