Prosumut
Umum

Kematian Mahasiswa Asal Medan di China Masih dalam Penyelidikan

PROSUMUT – Penyebab kematian seorang mahasiswa asal Medan, Sumut masih dalam penyelidikan polisi setempat.

Pelaksana Fungsi Protokol dan Konsuler KJRI Shanghai, Muhammad Arifin mengatakan pihak keluarga Richard Sonbisa akan mengkremasi jenazahnya dan abunya akan dibawa ke Medan.

BACA JUGA:  Jaga Keandalan Sistem Kelistrikan, PLN UP2B Sumbagut Rampungkan Pemeriksaan SCADA di GI Subulussalam

Sedangkan pihaknya saat ini sedang menyiapkan beberapa dokumen yang perlu dilengkapi, termasuk berkas untuk penerbitan hasil otopsi.

(Baca juga: Dilaporkan Hilang, Mahasiswa Asal Medan Ditemukan Tak Bernyawa di China)

“KJRI akan terus berkoordinasi dengan keluarga dan kepolisian setempat sampai dengan proses akhir dan kepulangan keluarga ke Tanah Air,” ujarnya.

BACA JUGA:  Polisi Amankan Dua Warga Pulau Kampai

Arifin menjelaskan pada Sabtu 7 April 2019 mendapatkan laporan soal seorang pria yang hilang.

Pria bernama Richard tersebut berstatus pelajar di salah satu perguruan tinggi di Kota Suzhou, Provinsi Jiangsu.

BACA JUGA:  Ustaz Koko Liem Ajak Jemaah Perbaiki Diri di Momen Tahun Baru Islam 1448 H

Sementara, Richard dikabarkan hilang sejak Kamis 4 April 2019 lewat pesan berantai Wechat.

Sampai saat ini, masih belum diketahui penyebab kematian pelajar Indonesia tersebut. (*)

Konten Terkait

Hari Anak Nasional, Kekerasan Terhadap Anak di Masa Pandemi Masih Tinggi

Heli Terhempas di Gedung Pencakar Langit, 1 Tewas

Val Vasco Venedict

Diduga Akibat Main Mancis, Dua Rumah di Jalan Pelajar Terbakar

Mulut Pengemudi Ojol di Binjai Keluarkan Buih, Ini Penyebabnya

admin2@prosumut

BPJamsostek Sumbagut Sosialisasi Regulasi ke Mahasiswa

El Real, Raksasa Spanyol yang Perlahan Memudar

Val Vasco Venedict
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara