Prosumut
Ekonomi

Rumah Makan & Klinik Masuk “Top Ten” Bisnis Jasa Unggulan Sumut

PROSUMUT –Bank Indonesia mengungkapkan 10 komoditi atau produk jasa usaha unggulan (KPJU) di Sumatera Utara dan diharapkan bisa dikembangkan pemerintah.

“10 komoditi di provinsi itu berdasarkan agregasi dan pengolahan terhadap KPJU tingkat kabupaten/kota,” ujar Kepala Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Sumut, Wiwiek Siswo Widayat di Medan, Sabtu 30 Maret 2019, dilansir Antara.

Menurut dia, sepuluh KPJU unggulan itu yakni kelapa sawit, karet, padi sawah, rumah makan, budi daya ikan kolam, toko kelontong/mini market, kopi; ikan laut; klinik kesehatan dan wisata alam.

BACA JUGA:  Sekda Sumut Apresiasi PHR Zona 1 di PIIS 2026, Pamerkan Produk UMKM Binaan hingga Edukasi Migas

“BI berharap pada tingkat lanjutan, pengembangan KPJU unggulan di Sumut juga perlu menganalisis pendekatan klaster pengembangan hilirisasi produk,” katanya.

Pengembangan hilirisasi tersusun dalam Rencana Induk Pengembangan Industri Provinsi (RPIP) dan Rencana lnduk Pengembangan Industri Kabupaten (RPIK).

Dengan langkah itu, maka harga komoditi diharapkan menjadi lebih stabil, dan peningkatan nilai tambah dari kegiatan ekonomi menjadi lebih tinggi.

BACA JUGA:  Sekda Sumut Apresiasi PHR Zona 1 di PIIS 2026, Pamerkan Produk UMKM Binaan hingga Edukasi Migas

Dia menyebutkan, pemerintah daerah dapat menyusun profil investasi daerah berdasarkan informasi dari KPJU unggulan yang memiliki potensi dan prospek yang baik.

Menurut dia, penyusunan profil investasi daerah itu selanjutnya disebarluaskan secara baik dengan memanfaatkan pengembangan teknologi dan informasi.

“BI juga ikut mendorong agar perbankan bisa meningkatkan kredit ke UMKM KPJU unggulan itu karena menyadari salah satu kendala dalam pengembangan UMKM adalah masalah pembiayaan,” katanya.

BACA JUGA:  Sekda Sumut Apresiasi PHR Zona 1 di PIIS 2026, Pamerkan Produk UMKM Binaan hingga Edukasi Migas

Pemda juga bisa membantu UMKM KPJU unggulan di daerahnya melalui kerja sama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan skema pembiayaan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL).

Atau, kata, Wiwiek, bisa melalui kerja sama dengan swasta dengan memanfaatkan dana Corporate Social Responsibility (CSR). (*)

Konten Terkait

Perlahan Rupiah Mulai Menguat

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Pertamina Sumbagut-Kodaeral I Belawan, Kolaborasi Strategis untuk Kelancaran Penyaluran Energi

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Pertamina Sumbagut Resmikan SPBU Nelayan 18.237.014 di Aceh Selatan

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

HokBen Gandeng BPJPH Sosialisasikan Wajib Sertifikasi Halal

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Sekdaprov Sumut Ajak Pelaku Usaha Gaungkan Koperasi Bukan Hanya Simpan Pinjam

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Pengunjung CMSE 2024 Tembus 43 Ribu Orang, Ajang Edukasi dan Inklusi Pasar Modal Indonesia

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara